Jumat, Juli 1, 2022
BerandaBerita BanjarDiduga Curi Air Mineral Dingin, Anak Kecil Di Banjar Dipukul & Dirantai

Diduga Curi Air Mineral Dingin, Anak Kecil Di Banjar Dipukul & Dirantai

DJ (14) seorang anak kecil yang diduga mencuri air mineral dingin, setelah bermain bola di warung milik Her (54), dipukul dan dirantai selama 4 jam. Aksi main hakim sendiri tersebut sempat memicu amuk massa, Minggu, (22/03/2015). Foto: Hermanto/HR.

DJ (14) seorang anak kecil yang diduga mencuri air mineral dingin, setelah bermain bola di warung milik Her (54), dipukul dan dirantai selama 4 jam. Aksi main hakim sendiri tersebut sempat memicu amuk massa, Minggu, (22/03/2015). Foto: Hermanto/HR.
DJ (14) seorang anak kecil yang diduga mencuri air mineral dingin, setelah bermain bola di warung milik Her (54), dipukul dan dirantai selama 4 jam. Aksi main hakim sendiri tersebut sempat memicu amuk massa, Minggu, (22/03/2015). Foto: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Seorang anak, DJ (14) yang diduga mencuri air mineral dingin selepas bermain bola bersama ketiga orang temannya, di warung milik Her (54), warga Jelat, Kelurahan/Kec. Pataruman, mendapat perlakuan kasar dari Her. Korban dipukuli dan dirantai di tiang listrik selama 4 jam, Sabtu malam, (21/03/2015).

Dari keempat anak yang diduga mencuri air mineral dingin tersebut diantaranya, DJ (14), TK (14), ZN dan Rul. Dua diantaranya berhasil ditangkap Her pemilik warung yaitu DJ dan TK. Kedua anak tersebut dipukuli Her hingga babak belur.

Nasib malang menimpa DJ, selain dipukuli, ia sempat mendapatkan perlakuan hingga dirantai disebuah tiang listrik dari pukul 23.00 hingga pukul 03.00 WIB, Minggu dini hari, (22/03/2015).

Menurut saksi mata yang berhasil dikonfirmasi, Kristeria (16), menyebutkan, akis main hakim sendiri yang dilakukan Her dinilainya sangat keterlaluan.

“Saya menyaksikan sendiri kejadian itu. Bagaimana Her mengikat DJ dan memukulinya. Bahkan pelaku sempat menantang orang tua TK, ustad Muhtar, dengan berkata, sana bilang sama orang tua kamu, saya tidak takut,” papar Kristeria kepada HR online, Minggu, (22/03/2015).

Korban DJ berhasil dilepaskan dari ikatan rantai Minggu pagi, 03.05 WIB oleh orang tuanya, dengan dibantu sejumlah warga.

Sejumlah warga mengaku sangat kesal dengan kelakuan Her yang sudah kelewat batas dalam memperlakukan DJ dan TK. Dan warga pun menuntut Her dihukum seberat-beratnya.

“Kalau benar anak-anak itu mencuri air mineral dingin, jangan diperlakukan sekasar itu. Cobalah ditegur dan dinasihati,” ucap Apep Saepudin (52), tokoh masyarakat setempat. (Hermanto/R1/HR-Online)

Ikuti berita menarik lainnya di Harapan Rakyat Online melalui akun twitter: Koran Harapan Rakyat dan fans page facebook: Harapan Rakyat Online

- Advertisment -