Kamis, Juni 30, 2022
BerandaBerita BanjarDinkes Banjar Telusuri Penyebab Pasti Kasus Keracunan Massal di Langensari

Dinkes Banjar Telusuri Penyebab Pasti Kasus Keracunan Massal di Langensari

Korban keracunan diduga akibat menyantap daging ayam jago di acara syukuran keluarga, tengah menjalani perawatan di Puskesmas Langensari. Foto: Hermanto/HR

Korban keracunan diduga akibat menyantap daging ayam jago di acara syukuran keluarga, tengah menjalani perawatan di Puskesmas Langensari. Foto: Hermanto/HR.
K

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dinas Kesehatan Kota Banjar akan melakukan pengujian laboratorium terhadap makanan opor ayam yang diduga sebagai penyebab 12 warga mengalami keracunan usai menyantap hidangan di acara syukuran keluarga, di Dusun Sindanggalih RT 7/6, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Kamis (05/03/2015).

Kepala Puskesmas Langensari II, drg Robyanto, mengatakan, pihaknya sudah membawa semple diantaranya daging ayam, bumbu opor, muntahan dan semple darah para korban ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Lapkesda) Kota Banjar.

“Kita ingin memastikan secara medis apakah korban mengalami keracunan akibat menyantap makanan opor ayam tersebut atau bukan. Maka hasil pastinya kita harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” ujarnya, kepada HR Online, Jum’at (06/03/2015).

Sementara itu, dari 12 warga yang menghadiri syukuran dan menyantap makanan opor ayam, akhirnya seluruhnya harus dilarikan ke puskesmas. 2 korban yang sebelumnya dirawat di rumah karena tidak terlalu parah, akhirnya harus dibawa ke Puskesmas Langensari. Mereka dibawa ke Puskesmas karena kondisinya terus melemah dan sama mengalami muntah-muntah dan terus buang air besar.

Kedua korban itu diketahui Poniran (40) dan Parsiah (45). Keduanya merupakan warga Dusun Sindanggalih RT 7/RW 6 Desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Mereka dijemput pihak Puskesmas sekitar pukul 08.00 WIB.

“Pertama saya hanya mengalami pusing biasa dan tadinya mau dirawat di rumah saja, tapi lama-lama saya muntah-muntah dan BAB terus,” ujar Poniran salah satu korban kepada HR Online, Jum’at (6/3/2015).

Dari 12 korban, dilaporkan 9 orang dirawat di Puskesmas Langensari. Dan 3 orang lainnya dirawat di Puskesmas Lakbok, Kabupaten Ciamis. (Hermanto/R2/HR-Online)

- Advertisment -