Minggu, Juli 3, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariDisinggung Soal ISIS, Ayah Santri Ciamis yang Ditangkap di Turki Ini Marah

Disinggung Soal ISIS, Ayah Santri Ciamis yang Ditangkap di Turki Ini Marah

Ustad Eman Sulaeman (55), ayah Ihsan, saat ditemui di rumahnya, di Dusun Cisaar RT 10/RW 03 Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Sabtu (14/03/2015). Foto: Andri/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ustad Eman Sulaeman (55), ayah Muhammad Ihsan Rais (16), salah satu dari 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap pihak keamanan dari otoritas Turki di perbatasan Turki- Suriah, tampak marah saat ditanya mengenai dugaan anaknya pergi ke Suriah untuk bergabung dengan organisasi ISIS (Islamic State of Iraq and Syria).

rumah keluarga ihsan tertutup_a 001

“Media tidak mempunyai hak untuk mencari tahu soal itu,” bentak Ustad Eman, ketika ditanya mengenai dugaan anaknya pergi ke Suriah untuk bergabung dengan organisasi ISIS, saat ditemui HR Online, di rumahnya di Dusun Cisaar RT 10/RW 03 Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Sabtu (14/03/2015).

Raut muka Ustad yang belakangan diketahui sebagai tokoh organisasi LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) ini pun tampak murka. Dia pun tampak kembali marah saat HR Online mencoba mengambil gambar dirinya.

Akhirnya, setelah diberi pemahaman oleh Kepala Desa Kertahayu, Affandi, yang mendampingi HR Online saat mengunjungi Ustad Eman, suasana pun kembali mencair. Saat HR Online kembali menanyakan soal ISIS, Ustad Eman kembali bungkam dan langsung meminta mengakhiri wawancara. (Andri/R2/HR-Online)

Ikuti berita selanjutnya warga Ciamis ditangkap di Turki dan berita menarik lainnya di Harapan Rakyat Online melalui akun twitter: Koran Harapan Rakyat dan fans page facebook: Harapan Rakyat Online

Berita Terkait

Gabung ISIS, Warga Ciamis yang Ditangkap di Turki Ternyata Santri dari Pamarican

Dandim Pastikan 5 dari 16 WNI yang Ditangkap di Turki Benar Warga Ciamis

Ini Cerita Santri asal Ciamis Berniat Berangkat ke Suriah dan Ditangkap di Turki

- Advertisment -