Senin, Juni 27, 2022
BerandaBerita BanjarDuh! Lantai Panggung Pertunjukan Taman Pusdai Banjar Rusak

Duh! Lantai Panggung Pertunjukan Taman Pusdai Banjar Rusak

Sebagian lantai keramik di panggung tempat pertunjukan yang ada di taman kawasan Pusdai Kota Banjar tampak hancur. Photo: Eva Latifah/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Belum juga genap satu tahun digunakan setelah pembangunannya selesai dikerjakan, bagian lantai keramik panggung tempat pertunjukan yang ada di taman kawasan Pusdai Kota Banjar, kini sudah mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Duh! Lantai Panggung Pertunjukan Taman Pusdai Banjar Rusak

Elis Lisdiani (18), salah seorang pelajar SMA, saat dijumpai HR di kawasan taman tersebut, pekan lalu, mengatakan, kerusakan pada bagian lantai keramik panggung pertunjukan itu sudah terlihat sejak lama.

“Kalau sore atau pulang sekolah, saya sama teman-teman kan sering nongkrong di taman ini, jadi tahu ada keramik yang retak-retak. Tapi kita tidak tahu penyebabnya apa, mungkin kurang nempel waktu masangnya,” ujar Elis.

Sedangkan menurut Dina (17), salah satu teman Elis, bahwa rusaknya lantai keramik di tempat tersebut bisa saja diakibatkan oleh pengunjung taman. Sebab, dirinya pernah melihat ada sejumlah anak-anak yang membawa sepedanya ke atas panggung.

“Ya mungkin saja rusaknya karena anak-anak bermain sepeda di sana. Tapi kalau Cuma sekali saya rasa tidak mungkin langsung rusak, kecuali keramiknya dipukul pakai batu baru bisa pecah,” kata Dina.

Dijumpai di lokasi yang sama, Ade Hendra (21), pengunjung taman lainnya, menyebutkan, rusaknya lantai keramik di tempat tersebut harus segera diperbaiki oleh pihak pemerintah.

Sebab menurutnya, jika dibiarkan terlalu lama dikhawatirkan kerusakannya malah semakin melebar, sehingga biaya yang harus dikeluarkan pemerintah pun jelas akan semakin besar.

“Mumpung bagian yang retaknya baru sedikit, jadi biaya perbaikannya juga sedikit. Karena saya yakin kalau lama dibiarkan nanti kerusakannya semakin melebar akibat keinjek-injek kaki orang yang main di atas panggung tersebut. Sebab biasanya ada saja orang yang naik ke tempat itu,” kata Ade. (Eva/Koran-HR)

- Advertisment -