Kamis, Juni 30, 2022
BerandaBerita BanjarIni Produksi Batu Permata Asal Kota Banjar yang Dikenal di Berbagai Daerah

Ini Produksi Batu Permata Asal Kota Banjar yang Dikenal di Berbagai Daerah

Koswara (37), pengrajin batu permata yang membuka galeri di jalan Parunglesang no 34 Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, saat mengolah bahan batu permata. Foto: Hermanto/HR

Ini Produksi Batu Permata Asal Kota Banjar yang Dikenal di Berbagai Daerah

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Koswara (37), pengrajin batu permata yang membuka galeri di jalan Parunglesang no 34 Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat ini, tampaknya sudah berkeliling daerah untuk mempromosikan hasil karyanya. Sejumlah acara pameran batu permata yang diselenggarakan di beberapa daerah pun sudah dia dijajali.

Alhasil, hasil karyanya tak hanya diakui di Kota Banjar saja, tetapi orang luar daerah pun sudah mulai melirik. Bahkan, sekelas artis legendaris Doel Sumbang, pernah membeli cincin batu permata yang diproduksi di galerinya.

Saat ditemui HR, Minggu (01/03/2015), Koswara, mengaku dirinya selalu menyempatkan untuk mengikuti acara pameran batu permata atau batu akik di berbagai daerah. Aneka ragam koleksi batu dalam berbagai bentuk, mulai dari batu cincin hingga liontin yang diproduksinya, selalu laris manis apabila dijajakan di berbagai pameran di luar daerah.

Selain mencoba mengadu keberuntungan, mengikuti berbagai pameran batu mulia di luar daerah, diakui Koswara, kerena ingin mengangkat nama Kota Banjar.”Saya ingin mengenalkan kepada masyarakat di luar daerah bahwa di Kota Banjar pun ada produksi batu akik yang berkelas tinggi. Saya berharap upaya saya ini dapat mengangkat nama Kota Banjar, khususnya di penggemar batu permata,”terangnya.

Koswara pun mengaku beberapa pejabat di Kota Banjar, seperti Kapolres dan pejabat di lingkungan Pemkot Banjar, sering menyambangi sekaligus membeli batu permata di galerinya. “ Kalau artis Doel Sumbang, saat itu membeli batu cincin jenis Labradorite Papua dengan harga Rp. 1 juta,” katanya. (Hermanto/R2/HR-Online)

- Advertisment -