Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita BanjarJelang Penilaian Adipura, Sampah Berserakan Di Kawasan Terminal Banjar

Jelang Penilaian Adipura, Sampah Berserakan Di Kawasan Terminal Banjar

Sampah-sampah plastik tampak berserakan di pinggir jalan kawasan Terminal Bis Banjar. Pada penilaian P2 Adipura awal April mendatang, kawasan tersebut menjadi salah satu titik pantau tim penilai. Foto: Eva Latifah/HR.

Sampah-sampah plastik tampak berserakan di pinggir jalan kawasan Terminal Bis Banjar. Pada penilaian P2 Adipura awal April mendatang, kawasan tersebut menjadi salah satu titik pantau tim penilai. Foto: Eva Latifah/HR.
Sampah-sampah plastik tampak berserakan di pinggir jalan kawasan Terminal Bis Banjar. Pada penilaian P2 Adipura awal April mendatang, kawasan tersebut menjadi salah satu titik pantau tim penilai. Foto: Eva Latifah/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Menjelang penilaian P2 Adipura di Kota Banjar yang rencananya akan berlangsung pada awal April mendatang, hingga hari Selasa (24/03/2015), di sejumlah titik penilaian masih terlihat sampah-sampah plastik yang berceceran.

Seperti halnya terlihat di kawasan Terminal Bis Banjar yang menjadi salah satu titik pantau dalam penilaian piala Adipura. Di kawasan tersebut ada beberapa lokasi kurang nyaman dipandang, selain sampah berserakan, juga akibat tumbuhan rumput liar tampak subur memenuhi ruas-ruas jalan di sekitar lokasi.

Menurut Nina (36), salah seorang warga sekitar, bahwa sampah-sampah plastik yang berserakan di tepi jalan sekitar Terminal Bis Banjar itu, kemungkinan dibuang oleh warga luar.

“Kalau warga di daerah sini tidak mungkin buang sampah sembarangan, pasti membuangnya langsung ke TPS. Kan di dekat terminal juga ada tempat pembuangan sampah. Tapi biasanya suka diangkut oleh petugas, karena kalau di sini ada petugasnya yang ngangkut sampah dari setiap rumah warga,” tuturnya, saat dijumpai HR, Selasa (24/03/2015).

Sebagai warga Banjar, dirinya menyayangkan bila selama ini masih saja ada orang yang buang sampah sembarangan, terlebih membuangnya ke daerah lain. Padahal, di setiap lingkungan RT sudah tersedia petugas penarik sampah.

“Kalau pun memang tidak ada yang ngangkut sampah, apa salahnya langsung dibuang ke TPS, jangan malah dilemparkan ke pinggir jalan. Saya lihat dari dulu memang di tempat itu selalu saja ada ceceran sampah yang dibungkus dalam kantong kresek,” ujar Nina.

Hal senada juga diungkapkan Dadi Suryadi (52), salah seorang penarik ojeg yang biasa mangkal di kawasan terminal. Dia menyebutkan, sampah dalam bungkusan kantong plastik kadang tercecer di tengah jalan.

“Tadi juga saya sempat melihatnya, sekarang tahu masih ada atau sudah dipungut oleh penarik sampah. Itu hampir setiap hari ada saja orang buang sampah seenaknya. Menjaga kebersihan itu menurut saya bukan karena mau ada penilaian saja, tapi memang sudah kewajiban kita sebagai warga,” kata Dadi. (Eva/Koran-HR)

- Advertisment -