Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaBerita BanjarMahasiswa IPDN Terkesan Praktek Lapangan di Banjar

Mahasiswa IPDN Terkesan Praktek Lapangan di Banjar

Lima mahasiswa Praja Nidya Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang melakukan praktek lapangan di kantor BKPPD Kota Banjar. Foto: Hermanto/HR.

Lima mahasiswa Taruna Nidya Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang melakukan praktek lapangan di kantor BKPPD Kota Banjar. Foto: Hermanto/HR.
Lima mahasiswa Taruna Nidya Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang melakukan praktek lapangan di kantor BKPPD Kota Banjar. Foto: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sebanyak 741 orang Praja Nindya mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melakukan praktek lapangan di setiap OPD Kota Banjar.

Kegiatan praktek lapangan ini merupakan kurikulum wajib akademik yang bertujuan agar para praja bisa belajar tentang pengelolaan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) di semua OPD, khususnya di lingkup Pemerintahan Kota Banjar.

Para Praja Nindya  ini melakukan praktek lapangan selama satu bulan, terhitung mulai dari tanggal 16 Maret sampai 14 April 2015. Selama menjalankan praktek lapangan, mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah mulai dari Sabang hingga Merauke ini dibina oleh kepala satuan kerja terkait.

Selama berada di Kota Banjar, mereka pun mengaku terkesan oleh keramahan para pegawai di setiap kantor tempat mereka praktek, maupun keramahan dari warga Banjar sendiri.

“Kami sangat terkesan dengan keramahan warga Banjar, dan hal ini yang membuat kami betah,” ujar Muhamad Iqbal, Praja asal Aceh, kepada HR, Selasa (24/03/2015).

Hal sama diungkapkan Dhini Rizki, Praja asal Bekasi. Menurutnya, tidak hanya terkesan dengan keramahannya saja, namun para pegawai yang membimbingnya dalam praktek lapangan pun sangat baik. “Dalam membimbing kami saat praktek di lapangan, mereka juga baik-baik,” kata Dhini.

Namun, di Kota Banjar ini ada beberapa hal yang masih terasa kurang. Seperti dikatakan Hidayat Putra Setiawan, Praja yang praktek di kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan daerah (BKPPD), bahwa di Kota Banjar tidak ada sarana transportasi angkutan kota (angkot) yang beroperasi dimalam hari, serta kurangnya tempat hiburan.

Sementara itu, Wakil Walikota Banjar, drg. H. Darmadji Prawirasetya, M.Kes., mengatakan, adanya Praja IPDN yang melakukan praktek lapangan merupakan suatu kebanggaan bagi Kota Banjar.

Pihaknya berharap, dalam proses praktek lapangan ini dapat memberikan pengalaman kerja, dan pengetahuan sebagai bekal untuk menyelesaikan pendidikan di kampus yang mencetak aparatur pemerintahan tersebut.

“Dalam kerjasama ini, semoga dapat memberikan pembinaan dan mendidik praja agar paham tentang pelaksanaan tugas di pemerintahan,” ujarnya.

Darmadji pun berharap, untuk kedepannya Kota Banjar dapat menjadi laboratorium kerjasama yang baik antara pihak IPDN dan Pemkot Banjar, dalam praktek dan proses belajar. (Hermanto/Koran-HR)

- Advertisment -