Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaBerita CiamisSiswa MTs Ciamis Tenggelam di Sungai Citanduy Hingga Kini Belum Ditemukan

Siswa MTs Ciamis Tenggelam di Sungai Citanduy Hingga Kini Belum Ditemukan

Ilustrasi tenggelam. Foto: Ist/Net

Siswa MTs Ciamis Tenggelam di Sungai Citanduy dan Belum Ditemukan

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Di saat arus dan debit Sungai Citanduy tengah meninggi, sejumlah anak-anak berusia belasan tahun malah nekad berenang di aliran sungai yang berada Di Blok Ciawitali Dusun Rancautama, Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Minggu (08/03/2015) siang.

Akibatnya, salah seorang anak yang diketahui bernama Mumu Jenal Mutaqin (13) siswa kelas 1 MTS Negeri Ciamis, yang juga warga setempat, dilaporkan hanyut terbawa arus sungai.

Hingga proses pencarian yang dilakukan hingga pukul 18.00 WIB, korban dilaporkan belum ditemukan. Tim SAR dan aparat kepolisian pun kini tengah melakukan pemantauan di sejumlah titik aliran Sungai Citanduy. Diantaranya, pemantauan dilakukan di Jembatan Cimaragas dan Bendungan Doboku Kota Banjar.

Kepala Desa Pawindan, Trisyanto, mengatakan, sebelum tenggelam, korban bersama teman-temannya berenang di aliran Sungai Cintanduy atau tepatnya di Blok Ciawitali Dusun Rancautama Desa Pawindan Kecamatan Ciamis. Selain berenang, mereka datang ke lokasi itupun bertujuan untuk rekreasi sembari menanak dan memakan nasi liwet bersama.

“Anak-anak ini nekad berenang di saat arus sungai tengah deras. Karena, tidak berapa lama mereka terjun ke sungai, tiba-tiba dua diantaranya berteriak meminta tolong dan akhirnya hanyut tenggelam terbawa arus sungai,” ujarnya, kepada HR, Minggu (08/03/2015) sore.

Menurut Trisyanto, satu korban yang terbawa arus sungai, bisa selemat dari maut setelah temannya memberikan pertolongan. “ Anak yang selamat ini karena dia bisa berenang dan berhasil melawan arus hingga akhirnya ditolong oleh temannya dari pinggir sungai. Sementara Mumu, korban yang hanyut, ketika dia terbawa arus, tidak bisa berbuat banyak,” katanya.

Teman korban pun, lanjut dia, sempat berusaha menolong Mumu. Namun, karena posisi Mumu sudah hanyut tergulung derasnya arus sungai, teman-temannya pun tak ada satupun yang berani menolong. “ Mereka hanya berlari di pinggir sungai sembari mengamati korban terseret arus,” katanya. (Her/R2/HR-Online)

- Advertisment -