Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaBerita CiamisDi Saat Polemik, di Ciamis Ada Orang Manfaatkan Limbah Aren Buat Jamur

Di Saat Polemik, di Ciamis Ada Orang Manfaatkan Limbah Aren Buat Jamur

Dudu Sudiarto, Pembudidaya Jamur, tengah memberikan penjelasan mengenai kegiatan budidaya jamur yang dilakukannya, kepada Peneliti LIPI, di wilayah Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Photo: Deni Supendi/ HR

SONY DSC

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pembudidaya jamur di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengaku sudah memanfaatkan limbah pabrik aci kawung untuk dijadikan sebagai media tanam jamur, sejak lama. Pasalnya, limbah aci kawung sengaja dipilih sebagai media tanam karena dinilai memiliki kandungan organik yang cukup baik untuk pertumbuhan jamur.

Dudu Sudiarto, pembudidaya jamur di wilayah Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, pekan lalu, membenarkan pemanfaatan limbah aci kawung untuk kegiatan budidaya jamur. [Baca juga: Ini Upaya Pemkab Ciamis Redam Polemik Limbah Tepung Aren di Kertaharja]

Lebih lanjut, Dudu mengungkapkan bahwa saat ini jumlah kobong jamur yang terdapat di wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya sudah mencapai 40 buah. “Semuanya menggunakan limbah aci kawung sebagai media tanamnya,” kata Dudu.

Ketika ditanya soal hasil panen, Dudu mengaku bisa menghasilkan sekitar 2,5 kuintal jamur setiap kali panen. Hasil panen jamur tersebut dia jual di pasar lokal yang ada di wilayah Ciamis dan sekitarnya.

“Sekarang, harga jamur ada di kisaran Rp 20 ribu. Kalau di Jakarta, harga jamur bisa mencapai antara Rp 27 ribu sampai Rp 30 ribu,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua APJI Pusat, Dedi Sujerman, mengatakan, peluang usaha budidaya jamur dengan memanfaatkan keberadaan limbah produksi pabrik pengolahan aci kawung yang berlimpah di Kabupaten Ciamis, begitu besar.

“Menurut saya justru ini (limbah aci kawung) harta karun bagi Ciamis,” katanya.

Menanggapi persoalan limbah aci kawung yang selama ini dihadapi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, Dedi menadaskan bahwa solusi yang paling bijaksana adalah dengan memanfaatkan limbah tersebut.

“Limbah ini memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang tinggi. Itu bagus apabila digunakan untuk usaha agrobisnis/ UKM berbasis limbah. Salah satunya sebagai media tanam jamur. Limbah ini juga memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan merang padi,” pungkasnya. (Deni/Koran-HR)

- Advertisment -