Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaBerita BanjarDemo Dugaan Korupsi Bansos di Banjar Ricuh

Demo Dugaan Korupsi Bansos di Banjar Ricuh

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Puluhan massa dari berbagai organisasi masyarakat (ormas), Selasa siang (16/06/2015), sekitar jam 13.00 WIB, menggeruduk kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar. Dalam aksinya, massa tersebut membawa spanduk dan poster berisi kecaman kepada sejumlah pihak yang tersandung dalam kasus dugaan korupsi dana hibah bantuan sosial (bansos) Kota Banjar tahun 2013.

Sebelum menjalankan aksinya, mereka berkumpul di Alun-alun Banjar, kemudian bergerak menuju Jl. Letjen. Soewarto dan melakukan orasi tepat di depan salah satu toserba yang ada di jalan tersebut. Tak pelak, arus lalu-lintas pun menjadi macet.

Dengan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian, massa selanjutnya menuju kantor Kejari Kota Banjar untuk kembali melakukan aksinya. Dalam orasinya, mereka menuntut beberapa pejabat yang ada dalam rekaman percakapan dugaaan pengkondisian penyuapan Kepala Kejari Banjar, segera memberikan penjelasan.

Massa ormas juga menuntut pihak kejaksaan supaya mengusut tuntas kasus korupsi dana bansos, dan minta Kepala Kejaksaan Negeri Banjar keluar menemui para pendemo yang berada di halaman kantor Kejari.

Karena orang yang dituju tidak ada di tempat, massa pun kemudian melakukan sweeping ruang Kepala Kejari Banjar. Di sana sempat terjadi keributan antara pendemo dengan beberapa pejabat Kejari. Beruntung tidak sampai terjadi baku hantam.

“Jika tidak ada Kepala Kejari Banjar, kami minta keluar yang namanya Febri, Kasi. Pidum di Kejaksaan Negeri Banjar, karena nama Febri disebut-sebut ada dalam rekaman,” teriak Jaka, salah seorang pendemo.

Karena Febri pun tidak bisa menemui massa, akhirnya pendemo merangsek masuk ke dalam kantor. Aksi saling dorong pun terjadi antara massa dengan aparat keamanan. Namun, kemarahan massa dapat dikendalikan, dan akhirnya perwakilan dari pihak kejaksaan, yaitu Taufik, SH., menemui para pendemo.

“Kami mohon maaf, karena pak kepala sedang keluar, dan kami pun mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang telah mendukung kami dalam menuntaskan kasus bansos,” ujar Taufik.

Dalam kesempatan itu, perwakilan dari pendemo memberikan sejumlah dokumen berisi catatan kasus yang sedang bergulir saat ini. Dokumen tersebut langsung diterima oleh pihak kejaksaan melalui Taufik. Setelah puas melakukan orasi, akhirnya massa pun membubarkan diri dengan tertib. (Hermanto/R3/Koran-HR)