Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaBerita BanjarWaduh! Rekaman Kesepakatan Suap Korupsi Bansos ke Kejari Banjar Beredar

Waduh! Rekaman Kesepakatan Suap Korupsi Bansos ke Kejari Banjar Beredar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pasca ditetapkannya enam orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah bantuan sosial (bansos) tahun 2013-2014, yang diantaranya empat orang merupakan anggota DPRD Kota Banjar incumbent, kini beredar rekaman berisi kesepakatan mantan Walikota Banjar, anggota DPRD, Sekda, dan beberapa pejabat di lingkup Pemkot Banjar, untuk menyuap Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar.

Ratusan massa yang mengatasnamakan dari Aliansi Masyarakat Peduli Supremasi Hukum, Kamis siang tadi (11/6/2015), melakukan aksi demo dengan membawa spanduk dan poster berisi kecaman soal korupsi dana hibah bansos tahun 2013-2014.

Dalam aksinya itu, massa langsung menggeruduk masuk ke halaman kantor Kejari Kota Banjar. Mereka menuntut pihak-pihak terkait yang disebutkan dalam rekaman tersebut segera memberikan penjelasan. Di kantor kejaksaan, perwakilan massa memberikan rekaman yang berdurasi 40 menit 52 detik dalam berbentuk disc kepada Kasi. Intel Kejari Kota Banjar, Rizal.

“Dalam kasus ini bukan tebang pilih, tapi pilih tebang,” teriak Herher Rohilin, dalam orasinya.

Tidak puas sampai di situ, massa pun melanjutkan aksinya ke Gedung DPRD Kota Banjar dan melakukan aksi yang sama. Massa menuntut anggota DPRD jangan menjadi lemah dan dikerdilkan.

Setelah berorasi di kantor wakil rakyat, massa kemudian melanjutkan menuju ke kantor Setda Kota Banjar, dan langsung diterima oleh Wakil Walikota Banjar, drg. H. Darmadji Prawirasetya, M.Kes.

Mereka pun kembali melakukan orasi, dan memutar rekaman yang berisi percakapan mantan orang nomor satu di Kota Banjar, bersama Sekda dan beberapa anggota DPRD Kota Banjar.

Kini, rekaman kesepakatan penyuapan kepada pihak kejaksaan itu sudah beredar luas di masyarakat. “Percakapan yang ditranskif dari rekaman tersebut, kiranya menjadi gambaran dan pedoman bagi proses penyidikan berikutnya,” kata Lukman, selaku koordinator aksi.

Setelah puas melakukan monolog di kantor Setda, massa pun kemudian membubarkan diri dengan tertib. (Hermanto/R3/HR-Online)