Ilustrasi. Foto: Ist/Net
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Pembangunan di wilayah perbatasan Ciamis sebelah utara, khususnya di wilayah Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dinilai sejumlah kalangan kurang begitu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Sejumlah warga Panawangan akhirnya merasa daerah mereka seolah dianaktirikan oleh pemerintah.
Wawan Setiawan, tokoh masyarakat Panawangan, ketika ditemui Koran HR, pekan lalu, menilai wajar seandainya isu pemekaran wilayah Ciamis utara kembali berhembus dan menjadi wacana di tengah masyarakat.
“Meski prosesnya masih jauh dan memakan waktu, tapi bila masyarakat terus merasa pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak merata, isu ini (pemekaran) bisa jadi menguat dan bergulir,” ungkap pria kelahiran Desember 1972 tersebut.
Selama ini, kata Wawan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan para stake holder yang ada di wilayah Kecamatan Panawangan dan sekitarnya. Komunikasi tersebut membahas mengenai nasib wilayah Ciamis utara di masa yang akan datang.
Wawan mengaku, pihaknya akan terus berusaha merapatkan barisan dengan teman-teman yang memiliki satu tekad dan pemahaman, untuk terus memperjuangkan nasib pembangunan di wilayah Ciamis utara.
Kepada Koran HR, Wawan juga menjelaskan, sudah saatnya bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk menunjukkan perhatian kepada masyarakat, salah satunya dengan program pembangunan untuk wilayah perbatasan Ciamis utara.
Menurut Wawan, pembangunan wilayah Ciamis utara harus sudah terprogram, apalagi menghadapi rencana pembangunan Bandara Internasional di daerah kabupaten tetangga, Majalengka. Selain itu, wilayah Ciamis utara juga akan diapit oleh dua jalur tol, jalur tol Banjar-Bandung dan jalur tol Pantura.
“Perlu ada strategi untuk menghadapi hal itu. Tentunya yang paling besar kena imbas dari agenda pembangunan tersebut adalah wilayah Ciamis utara,” terang lulusan Politeknik ITB tersebut.
Terlepas dari hal itu, dilihat dari kacamata seorang pengusaha, serta potensi yang ada di daerah, baik dari sisi strategis, politik ekonomi dan yang lainnya, Wawan memprediksi, wilayah Ciamis utara dan sekitarnya, meliputi sekitar 17 kecamatan, akan mengalami kemajuan di berbagai sektor.
“Namun hal ini tentunya perlu dibicarakan lebih komprehensif lagi dengan para stake holder. Yang pasti saya optimis, dengan potensi yang ada, wilayah Ciamis utara pasti bisa lebih maju,” tandas pria yang mengaku dari keturunan Prabu Kian Santang tersebut. (Deni/Koran-HR)