Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita BanjarGara-gara Sepele, di Banjar Seorang Pelajar “Ditakol” Botol

Gara-gara Sepele, di Banjar Seorang Pelajar “Ditakol” Botol

Indra Muhammad (15), siswa kelas 1 SMAN 3 Banjar, tengah berbaring di ruang ICU RSUD Kota Banjar. Photo: Hermanto/HR.

Korban ditakol botol editBerita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Hanya gara-gara persoalan sepele, seorang pelajar mengalami luka serius akibat dihajar oleh sesama pelajar. Korban yang diketahui bernama Indra Muhammad (15), siswa kelas 1 SMAN 3 Banjar, kini harus mendapat perawatan intensif di RSUD Banjar. Dia menderita luka di bagian kepala akibat “ditakol” botol.

Kejadian tersebut berawal pada hari Sabtu malam (15/08/2015), sekitar jam 21.00 WIB. Saat itu korban bersama beberapa temannya nongkrong di sekitar Jalan BKR,  tepatnya di depan kampus SMPN 1 Banjar.

Indra Muhammad yang tinggal di Lingkungan Banjarkolot, Kecamatan Banjar, kemudian membeli teh botol di sebuah warung. Saat itu korban iseng memainkan kotak minuman dingin tersebut.

Sementara di sudut lain, anak si pemilik warung yang berinisial Eng (18), rupanya geram dengan prilaku Indra. Eng akhirnya menegur Indra. Dari situlah pertengkaran mulai terjadi, keduanya terlibat adu mulut. Eng yang merupakan siswa kelas 3 SMKN 2 Banjar, naik pitam. Perkelahian pun terjadi, meski akhirnya berhasil dilerai.

Indra mengalah, kemudian meminta maaf dan memutuskan untuk pergi. Namun, saat hendak beranjak menuju sepeda motornya, tanpa diduga Eng meraih botol minuman teh yang kemudian dihantamkan ke bagian kepala belakang Indra.

Sontak Indra tersungkur dengan darah mengucur dari kepalanya. ‪Karena hampir tak sadarkan diri, Indra langsung dilarikan ke ruang ICU RSUD Banjar, yang lokasinya hanya beberapa ratus meter dari tempat kejadian.

Kasat Reskrim Polresta Banjar. AKP. Shohet, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengamankan pelaku Eng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Pelaku sudah kami amankan atas penganiayaan yang dilakukannya,” kata Shohet.

Dia juga menegaskan, bahwa kejadian tersebut bukan bentrok antar geng motor, melainkan hanya keributan personal akibat persoalan sepele. (Hermanto/R3/Koran-HR)