Sudah Dua Bulan, Warga Banjaranyar Ciamis Kesulitan Air Bersih

Dengan menggunakan jerigen, warga Dusun Banjaranyar, Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, tengah mengangkut air untuk kebutuhan memasak dari Sungai Cisarua. Photo: Suherman/HR.
Dengan menggunakan jerigen, warga Dusun Banjaranyar, Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, tengah mengangkut air untuk kebutuhan memasak dari Sungai Cisarua. Photo: Suherman/HR.
Dengan menggunakan jerigen, warga Dusun Banjaranyar, Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, tengah mengangkut air untuk kebutuhan memasak dari Sungai Cisarua. Photo: Suherman/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Puluhan warga Cikamuning, Dusun Banjaranyar, Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terpaksa memanfaatkan air Sungai Cisarua untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Pasalnya, sumur resapan milik warga di wilayah tersebut mengalami kekeringan sejak dua bulan terakhir.

Sumiati (40), salah seorang warga, mengatakan, jarak dari rumahnya ke Sungai Cisarua cukup jauh, yakni sekitar 500 meter. Selama dua bulan ini, setiap pagi dan sore dia dan warga lainnya terpaksa mandi dan cuci di sungai. Bahkan, untuk kebutuhan memasak dan minum pun airnya mengambil dari sungai tersebut.

“Walau jarak rumah saya ke sungai lumayan jauh, namun keadaan ini terpaksa saya lakukan demi kebutuhan air bersih,” tutur Sumiati, kepada harapanrakyat.com, Kamis (13/08/2015).

Hal serupa juga diungkapkan Karningsih (38), warga lainnya. Menurut dia, sejak memasuki bulan puasa lalu, dirinya pun terpaksa harus memanfaatkan air Sungai Cisarua guna keperluan sehari-hari.

“Sejak bulan puasa saya mulai memanfaatkan air sungai ini. Air sungainya memang cukup jernih, karena kami berada di bagian hulu sungainya,” kata Karningsih.

Sementara itu, Agung (39), menyebutkan, bahwa hal seperti ini selalu terjadi setiap tahunnya, dimana warga Dusun Banjaranyar terpaksa harus berjibaku menyusuri jalan yang cukup jauh demi mendapatkan air bersih.

“Memang setiap tahun kami pasti selalu kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Kami sangat berharap, pemerintah sedikit saja memperhatikan nasib warga di sini, tolong buatkan bak penampungan air bersih agar setiap musim kemarau kami tidak selalu kesulitan mendapatkan air bersih,” harap Agung. (Suherman/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA