Waduh! Nikah Massal di Banjar Didominasi Pasangan Lansia

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sebanyak sepuluh pasang warga Banjar mengikuti acara nikah massal di Aula Setda Kota Banjar, Kamis (20/08/2015). Acara yang dimulai dari jam 09.00 WIB itu, diprakarsai Pemkot Banjar dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-70.

Wakil Walikota Banjar, drg. H. Darmadji Prawirasetia, M.Kes., dan Ketua DPRD Kota Banjar, Drs. Dadang R Kalyubi, M.Si., hadir dalam acara tersebut sebagai saksi.
Para peserta nikah massal didominasi pasangan lanjut usia (lansia). Meski begitu, mereka tidak merasa minder, karena bagi mereka cinta tidak terbentur batas usia.

Bahkan, sebelum akad nikah dimulai, terlihat diantaranya ada yang bercanda sambil sesekali mencubit pipi pasangannya. Melihat hal itu, sontak saja suasana ruangan menjadi gaduh oleh gelak tawa undangan yang hadir.

Pada saat ijab kabul, banyak diantara mereka yang beberapa kali salah dalam mengucapkannya karena gugup, walau pun mereka pernah merasakan menikah. Sontak saja, kesalahan dalam mengucap ijab kabul itu membuat hadirin yang hadir menjadi tertawa.

Diantara pasangan nikah massal ini, yang paling tua adalah Mahfudin (70) dan Mimi (61), keduanya berasal dari Desa Jajawar, Kecamatan Banjar. Sedangkan, pasangan paling muda adalah Meti Hermayanti (17) dan Yana (23), warga Lingkungan Sumanding Wetan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar.

Mahfudin, pengantin tertua, mengaku, dirinya merasa senang dan bahagia dengan diadakannya kegiatan seperti ini, lantaran sangat membantu bagi warga yang ingin menikah, namun terbentur masalah biaya. “Alhamdulillah, saya merasa senang dan bahagia bisa menikah lagi,” ujarnya.

Sedangkan, Mimi, pasangan Mahfudin pun mengatakan, bahwa usia tidak menjadikan batasan bagi mereka yang ingin berumah tangga. “Cinta tidak memandang usia, bapak 70 tahun, dan saya 61 tahun,” kata Mimi, sambil tersipu malu.

Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Setda Kota Banjar, H. Kaswad, mengatakan, acara nikah massal rutin setiap tahun digelar pemerintah kota. Hal itu dilakukan karena disinyalir masih banyak pasangan suami istri yang belum memiliki surat nikah.

“Semoga pasangan nikah massal ini menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warohmah, mudah-mudahan mereka juga terbantu dengan nikah massal ini, dan di kalangan masyarakat semoga tidak ada lagi suami istri yang belum memiliki surat nikah,” harap Kaswad. (Hermanto/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA