Aktifis Mahasiswa Ciamis Peringati Kematian Munir Pejuang HAM

Aktifis Mahasiswa Ciamis Peringati Kematian Munir Pejuang HAM

Suasana malam renungan aktifis Mahasiswa Unigal untuk mengenang sebelas tahun meninggalnya Munir Said Tahlib, pejuang HAM. Photo : Heri Herdianto/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam keluarga besar mahsiswa Universitas Galuh (Unigal) Ciamis menggelar acara malam renungan untuk mengenang sebelas tahun meninggalnya Munir Said Thalib, aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), bertempat di lingkungan kampus Unigal, Rabu malam (16/08/2015).

Renungan malam untuk mengenang sebelas tahun meninggalnya Munir Said Thalib itu diberi tema ‘974 Cahaya untuk Munir. Pada kegiatan tersebut, para aktivis mendesak kasus pembunuhan Munir terus diusut sampai tuntas.

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unigal, Adi Durohman, ketika ditemui HR Online, Rabu malam (16/09/2015), mengungkapkan, sebagai pejuang HAM, Munir sudah banyak dikenal masyarakat. Menurut dia, aktivis kelahiran Malang, Jawa Timur ini dikenal aktif membela orang yang tertindas.

Adi menuturkan, Munir menjadi ikon pejuang HAM yang semangatnya akan terus dihidupkan. Dia juga menjelaskan, tema ‘974 Cahaya untuk Munir’ diambil dari Nomor penerbangan pesawat Garuda Indonesia, GA 974 tujuan Amsterdam, yang ditunggangi Munir kala dibunuh.

Senada dengan itu, Giwangsari, mahasiswa Fakultas Hukum Unigal, mengatakan, malam peringatan yang digelar kali ini bukan sekedar untuk memperingati hari kematian Munir. Tapi momen ini juga untuk meningkakan rasa empati sekaligus meneguhkan komitmen generasi muda untuk terus memperjuangkan HAM di Indonesia.

“Kami (mahasiswa) akan menyatakan sikap kepada pemerintah agar tidak melindungi pelaku pembunuhan Munir. Kasusnya harus dituntaskan demi mewujudkan rasa keadilan dan aman dalam masyarakat. Sebelas tahun Cak Munir sudah dibungkam. Namun, perjuangan HAM di Indonesia masih jauh dari rasa keadilan,” ungkapnya. (Heri/R4/HR-Online)

Loading...