DPPKAD Sudah Cairkan Dana Desa APBN ke 146 Pemdes di Ciamis

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

dana-desa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Ciamis, Asep Sudarman, mengatakan, meski pengajuan proposal dari semua desa belum masuk, namun pihaknya sudah mencairkan dana desa yang bersumber dari APBN untuk ke 146 pemerintahan desa (Pemdes) di Kabupaten Ciamis.

“Hari Rabu (16/09/2015), kita sudah melakukan transfer ke rekening 146 desa yang sebelumnya sudah mengajukan proposal pencairan. Mungkin hari ini (Kamis/17/09/2015) uangnya sudah masuk ke rekening masing-masing desa tersebut,” katanya, kepada HR Online, Kamis (17/09/2015). [Baca juga: Dana Desa dari APBN di Ciamis Telat Cair, Ini Penjelasan Bupati]

Menurut Asep, dari 258 desa di Kabupaten Ciamis, masih ada 112 desa yang proposal pencairannya belum masuk ke DPPKAD. “112 desa yang terlambat itu proposalnya saat ini masih dikoreksi di BPMPD. Jadi, sebelum masuk ke DPPKAD, proposalnya dikoreksi dulu oleh BPMPD. Apabila proposalnya sudah benar, maka langsung diserahkan ke DPPKAD untuk segera diproses pencairannya,” katanya.

Sementara itu, Kasubid BPMPD Kabupaten Cimais, Irwan Efendi, mengatakan, adanya keterlambatan penyerahan proposal karena banyak kepala desa yang belum paham dengan perubahan perundang-undangan tentang pengelolaan keuangan desa.

“PP no 60 tahun 2014 terjadi perubahan dan diganti dengan PP no 22 tahun 2015 tentang dana desa. Nah, dengan adanya pergantian PP tersebut terdapat perubahan persyaratan dalam pencairan dana desa. Makanya, kepala desa yang belum tahu adanya perubahan aturan, proposalnya banyak mengalami kesalahan. Dan mereka harus memperbaiki kembali,”ungkapnya, kepada HR Online, Kamis (18/09/2015).

Namun demikian, kata dia, pihaknya sudah memberikan bimbingan kepada pemerintahan desa yang belum paham dengan pembuatan proposal pencairan yang mengacu kepada atura baru. “Desa yang kesulitan membuat proposal terus kami bimbing. Mudah-mudahan saja dengan adanya bimbingan itu proposal dari seluruh desa bisa segera masuk,” ujarnya. (Her/R2/HR-Online)

Loading...