PGRI & Honorer di Banjar Mendukung Aksi Demo di Jakarta

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banjar, mendukung aksi demo besar-besaran yang dilakukan ribuan guru honorer kategori 2 (K2) di Jakarta, pada hari Selasa pagi (15/09/2015).

Ketua PGRI Kota Banjar, Tono Sartono, mengatakan, aksi tersebut dilakukan guru honorer untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan hak-haknya yang tak kunjung selesai. Terlebih adanya putusan batasan maksimal sampai usia 35 tahun tenaga honorer yang bisa diangkat menjadi PNS.

“Mereka berkonsultasi, dan tentunya berharap kepastian, terutama terkait peningkatan status kerjanya. Sebab, hingga kini pemerintah pusat selalu saja mengulur waktu soal keputusan pengangkatan guru honorer menjadi PNS,” katanya, kepada harapanrakyat.com, saat dihubungi via telepon selularnya, Selasa (15/09/2015).

Tono menilai, tenaga honorer yang telah puluhan tahun mengabdikan diri, jelas mempunyai hak untuk memperbaiki hidupnya, dan berharap kedepan bisa disejajarkan dengan PNS.

Salah seorang guru honorer K2 yang mengajar di salah satu SMA di Kota Banjar, Asep Supriatna, SE., mengaku sangat mendukung langkah yang dilakukan rekan-rekan senasib melakukan unjuk rasa ke Jakarta.

“Jika ada koordinasi pemberangkatan honorer di Banjar, saya sebenarnya siap untuk ikut. Setidaknya saya bisa sama-sama menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

Namun demikian, walaupun tak ikut berangkat dirinya mendo’akan rekan-rekan lain yang melakukan aksi demo. Asep berharap, apa yang disuarakan tenaga honorer bisa didengar dan diakomodir secara perundangan supaya dapat diangkat menjadi PNS.

“Sudah beberapa tahun di Kota Banjar ini tidak melakukan pengangkatan honorer K2. Lain halnya di Ciamis, pada tahun kemarin sudah melakukannya. Ini yang sangat saya sesalkan pada pemerintah kota. Kedepan Pemkot Banjar mesti melaksanalan perekrutan CPNS, termasuk yang diangkat dari honorer,” harap Asep. (Nanks/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA