Ini 7 Pura yang Wajib Dikunjungi Saat Berlibur ke Pulau Dewata

Berita Travel, (harapanrakyat.com),-

Pulau Bali memiliki daya pesona yang tak pernah kunjung habis. Di sudut pulau dewata itu, ada saja hal baru yang unik dan wajib untuk dicoba. Tidak hanya sebatas pesona alam yang ditawarkan, namun Bali juga terkenal akan budaya serta adat istiadat yang dipadukan dengan spiritualitas warga lokal.

Untuk menikmati nuansa spiritualitas di Bali, berikut sejumlah pura-pura yang harus dikunjungi ketika Anda berlibur ke pulau dewata, diantarantanya Pura Besakih yang terletak di Desa Besakih. Kompleks pura ini paling disucikan di Bali. Lokasinya berada diketinggian 1.000 meter di lereng Gunung Agung. Pura tersebut dibangun dalam enam tahapan yang meliputi Candi Bentar, yiatu pintu masuk ke pura, dan Kori Agung adalah pintu masuk menuju halaman kedua.

Pura yang harus dikunjungi berikutnya yaitu Pura Goa Gajah yang dibangun pada abad ke-9. Pura ini menjadi tempat suci dan lokasinya berada di sebuah pulau dekat Ubud. Di Pura ini Anda akan melihat relief-relief menakjubkan berjajar rapi, serta mulut gua yang menghantarkan Anda pada nuansa spiritual.

Kemudian, Pura Ulun Danu Bratan, lokasinya berada di tepi Danau Bratan. Pura ini biasa digunakan untuk pemujaan Dewi Danu. Selain menjadi lokasi pura suci, Danau Bratan pun berfungsi sebagai irigasi untuk lahan persawahan warga lokal.

Berikutnya adalah Pura Tirta Empul berlokasi di dekat Tampaksiring. Pura ini digunakan untuk pemujaan Dewa Wisnu. Selain itu, Pura tersebut juga paling terkenal dengan keberadaan kolam air suci yang biasa digunakan untuk membasuh tubuh, dimana di dalamnya terdapat mata air yang digunakan para pemeluk Hindu untuk mandi, sekaligus memohon tirta suci.

Selanjutnya, Pura Luhur Uluwatu yang berlokasi di ujung Barat Daya pulau Bali, dan berada di atas anjungan batu karang yang menjorok ke laut dengan ketinggian 97 meter di atas pemukaan laut. Pura Luhur Uluwatu berfungsi sebagai penyangga kesucian pura. Selain itu, Anda juga dapat menyaksikan pertunjukan tari kecak yang digelar dihari-hari tertentu menjelang matahari terbenam.

Kemudian, Pura Gunung Kawi. Pura ini sudah berdiri sejak abad ke-11, lokasinya di tepi Sungai Pakerisan, Tampaksiring. Pura tersebut terdiri dari 5 candi yang sedikit terbenam ke gunung batu, dan masing-masing puran memiliki tinggi sampai 7 meter.

Dan, pura yang wajib dikunjungi berikutnya adalah Pura Goa Lawah. Pura ini terkenal sebagai salah satu pura paling penting di Bali. Sebab, Goa Lawah bukan hanya berupa bangunan, tetapi dihuni pula oleh ribuan kelelawar. Diperkirakan pura yang jadi tempat pemujaan desa laut ini sudah berdiri sejak abad ke-11. Dengan dikeliingi pepohonan rindang, mulut gua seolah memberikan nuansa spiritual yang begitu menenangkan. Terlebih lokasinya berada di perbatasan bukit dengan pantai, sehingga pura tersebut memiliki pemandangan yang kian mempesona.

Jadi, Anda tak perlu jauh pergi ke Ashram, India untuk merasakan spiritualitas yang begitu dominan pada setiap tarikan napas, karena Bali pun sanggup memberikan nuansa intim seperti itu. (Eva/R3/HR-Online)