Musim Kemarau, Penduduk di Lereng Gunung Sawal Ciamis Kelebihan Air

Meski Kemarau, 96 Mata Air di Hutan Perhutani Ciamis Masih Mengalir

Warga tengah memeriksa saluran air yang bersumber dari mata air Gunung Sawal. Photo: Eli Suherli/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Meski kemarau panjang, penduduk di lereng Gunung Sawal, khususnya di daerah Sukawening, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tidak pernah mengalami kekurangan air. Mereka justru sengaja “membuang” air bersih lantaran bak penampungan air yang ada tidak mampu lagi menampungnya.

“Kalau tidak dibuang, kasihan nanti para petani yang berada di bagian bawah desa ini,” ujar Totong (46), salah seorang warga Desa Sukawening, kepada HR Online, Jum’at (30/10/2015).

Dia menyebutkan, hampir seluruh warga desa mengambil air bersih dari sumber mata air berasal dari Gunung Sawal yang dikelola Perhutani. Sehingga, mereka tidak kekurang air bersih meski saat musim kemarau.

“Di perbukitan yang merupakan lereng Gunung Sawal ini kaya sumber mata air, umumnya warga memanfaatkan sumber mata air untuk pertanian dan keperluan rumah tangga lainnya. Selain itu, ada pula warga yang memanfaatkannya untuk pengairan kolam ikan,” ungkap Totong.

Guna memenuhi kebutuhan air bersih, warga mengalirkannya ke sebuah bak penampungan yang dibangun secara swadaya. Dari bak tersebut, air disalurkan ke setiap rumah warga dengan menggunakan selang. (es/R3/HR-Online)