Putus Penularan HIV/AIDS, Ibu ODHA di Banjar Dibantu Susu Formula Bayi

Ilustrasi: Foto: Ist/Net

Putus Penularan HIVAIDS, Ibu ODHA di Banjar Dibantu Susu Formula Bayi

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Banjar, pada bulan Oktober 2015 ini, telah menyalurkan bantuan susu formula bagi bayi dari ibu yang positif HIV atau ODHA (Orang dengan HIV/AIDS).

Kepala Bidang Sosial Dinsosnaker Kota Banjar, Hani Supartini, AKS., mengatakan, bantuan yang diberikan itu merupakan bantuan tahap ke tiga, dimana sebelumnya pada tahap triwulan pertama telah diberikan pada bulan Maret, dan triwulan kedua bulan Juni 2015.

“Bantuan susu formula ini untuk mengurangi resiko penularan HIV-AIDS dari ibu ke bayinya. Karena, bagi ibu yang positif HIV tidak diperbolehkan menyusui bayinya, itu salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan HIV,” kata Hani, kepada Koran HR, Senin (26/10/2015) lalu.

Selain itu, bantuan tersebut juga untuk meringankan beban yang harus ditanggung oleh ibu pengidap HIV positif. Karena, perhatian seyogyanya tidak hanya terfokus pada pencegahan penularan ke bayi saja, namun seorang ibu HIV positif pun perlu diberikan perhatian serta dukungan psikososial ekonomi.

Adapun bantuan susu yang diberikan Dinsosnaker pada tahap ke tiga ini meliputi, susu kental manis sebanyak 20 kaleng, susu formula Lactogen untuk bayi usia 0-6 bulan sebanyak 4 doos, susu formula Frisian Flag Jelajah untuk usia 06-12 tahun 3 doos, dan susu formula Frisian Flag Jelajah untuk usia 1-3 tahun sebanyak 3 doos.

“Bantuan susu yang diberikan itu sesuai dengan kebutuhan yang dihitung seiring bertambahnya usia bayi tersebut. Kami berharap, bayi dari ibu yang positif HIV itu bisa tetap hidup sehat, dan mudah-mudahan tidak terinfeksi,” tuturnya. (Eva/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar