Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita BanjarTablig Akbar di Banjar Hadirkan Da’iyah Pemenang AKSI

Tablig Akbar di Banjar Hadirkan Da’iyah Pemenang AKSI

Acara tablig akbar dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam, digelar di Alun-alun Banjar. Selasa (13/10/2015). Photo: Abdulloh Mucklis/HR.

Tahun baru IslamBerita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1437 Hijriah, Pemerintah Kota Banjar bekerjasama dengan PHBI Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar, selama dua hari, yakni Senin-Selasa (12-13/10/2015), telah melaksanakan kegiatan keagamaan, diantaranya pawai ta’aruf dan tablig akbar.

Ketua Panitia dari Pemkot Banjar, H. Kaswad, mengatakan, kegiatan yang digelar pada hari Senin adalah pelaksanaan pawai ta’aruf yang pesertanya meliputi seluruh jajaran OPD, pondok pesantren, utusan dari tiap desa/kelurahan, DKM, serta pelajar se-Kota Banjar.

Sedangkan, puncak acara peringatan Tahun Baru Islam, Pemkot Banjar dan PHBI menggelar tablig akbar yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Banjar, Selasa (13/10/215), dan dihadiri jajaran OPD, tokoh masyarakat, ponpes, siswa-siswi dari sekolah tingkat SLTP dan SLTA, serta masyarakat Kota Banjar, dengan menghadirkan da’iyah kondang asal Jawa Tengah, pemenang AKSI di Indosiar, yaitu Mumpuni Handayayekti.

“Mudah-mudahan, dengan memaknai hijrah yang berarti pindah, diharapkan dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah kali ini kita bisa ada perubahan ke arah yang lebih baik lagi,” kata Kaswad.

Sementara itu, da’iyah Mumpuni Handayayekti, dalam tausyiahnya mengajak para hadirin supaya menanamkan pendidikan agama kepada anak-anaknya sejak dini sebagai landasan hidup.

“Dengan berbekal pendidikan agama yang kuat, Insya Alloh akan selamat. Jangan kalah sama buah-buahan. Sekarang buah-buahan saja pakai baju atau dibungkus, sementara anak-anak gadis sekarang banyak memakai pakaian yang memperlihatkan aurat,” tuturnya.

Maka dari itu, lanjut Mumpuni, hadirin yang hadir di acara tablig akbar ini adalah majelis yang mulia, datang dengan niat ngaji, yaitu ngatur jiwa, membenahi dan memperbaiki hati. Sebab, hidup di zaman modern seperti sekarang ini harus bisa membentengi diri dengan landasan pendidikan agama yang kuat, agar senantiasa selamat dunia akherat. (AM/Koran-HR)