Senin, Juni 27, 2022
BerandaBerita CiamisBerita Banjarsari20 Hektar Sawah Petani Lakbok Ciamis Belum Terairi

20 Hektar Sawah Petani Lakbok Ciamis Belum Terairi

Areal sawah milik petani kurang mendapat pasokan air, karena saluran air menuju ke sawah mereka belum diperbaiki. Photo : Suherman/ HR

IMG_20151202_093348

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Petani di Desa Kalapasawit, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Propinsi Jawa Barat, belum lama ini, mengeluhkan kurangnya pasokan air untuk mengairi areal pesawahan milik mereka. Pasalnya, memasuki musim penghujan tahun ini, lebih dari 20 hektar sawah di Desa Kalapasawit, tepatnya di depan Kantor Desa Kalapasawit hingga belum teraliri air. Padahal area sawah yang lainnya sudah mulai memasuki masa tanam.

Ahmad, petani Desa Kalapaswit, ketika ditemui Koran HR, belum lama ini, mengatakan, sawah miliknya masih kekeringan akibat kurang mendapat pasokan air. Menurut dia, padahal areal sawah petani di lokasi lain sudah mulai diolah dan mendapat pasokan air.

“Dulu sebelum selokan talang rusak akibat tegerung longsor, air selalu melimpah ke areal sawah ini. Namun sekarang disaat yang lain sudah mulai mengolah lahan, sawah kami masih kekeringan” katanya.

Kasi Ekbang Desa Kalapasawit, Titi Sumiarti, akhir pekan lalu, mengatakan, pasokan air ke areal tersebut tidak berjalan dengan normal. Menurut dia hal itu disebabkan karena saluran atau selokan gantung terputus akibat longsor.

“Selokannya memang sudah dibetulkan bersamaan dengan perbaikan tanggul waktu itu. Tapi selokan gantungnya tidak diperbaiki lagi. Selokan gantungnya hanya diganti oleh piva paralon yang diameternya hanya sekitar 8 inchi. Jadi jelas pasokan air tidak akan cepat masuk ke wilayah sini. Saya harap, pemerintah segera mengganti piva paralon dengan selokan gendong agar air ke pesawahan warga bisa kembali normal,” pungkasnya. (Suherman/Koran-HR)

- Advertisment -