Kamis, Juni 30, 2022
BerandaBerita BanjarBegini Geliat Slalom Race di Kota Banjar

Begini Geliat Slalom Race di Kota Banjar

Irvan Badruzaman (23), saat melakukan slalom dengan menggunakan mobil Toyota Avansa. Photo: Hermanto/HR

Begini Geliat Slalom Race di Kota Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Slalom race bagi sebagian kalangan mungkin terdengar sedikit berbeda dengan kegiatan olah raga otomotif lainnya. Kebanyakan masyarakat hanya mengenal road race, drug race atau motocross.

Namun, kini sebagian anak muda Kota Banjar mulai melirik olah raga otomotif jenis slalom, yakni jenis olah raga otomotif yang meliuk-liukan mobil hingga membentuk manuver indah, sehingga membuat decak kagum para penontonnya.

Seperti halnya Irvan Badruzaman (23), salah satu peslalom muda asal Kota Banjar. dia mengatakan, bahwa olah raga otomotif jenis slalom sudah lama ada di Indonesia, bahkan menjadi olah raga otomotif terkenal pada masa jayanya dulu.

“Saya tertarik dengan olah raga otomotif jenis slalom sejak duduk di bangku kelas 3 SMP,” ujarnya, kepada HR, belum lama ini, ketika ditemui disela-sela latihan.

Irvan bersama teman-temannya sesama pecinta slalom kini tergabung dalam Team Algozali Arsenco Lestarindo. Setiap sore sekitar jam 16.00 WIB, mereka selalu melakukan latihan slalom di areal Stadion Patroman.

Menurutnya, olah raga tersebut memiliki tantangan dan kebanggaan tersendiri saat melakukannya. “Kami baru satu bulan latihan. Olah raga ini sangat memacu adrenalin dan slalom mempunyai kesulitan tersendiri dibandingkan olah raga otomotif lainnya,” kata Irvan.

Hal serupa diungkapkan Henry, peslalom lainnya. Menurut dia, slalom bukan hanya sekedar “ngepot,” melainkan hal pertama yang harus dimiliki yakni mengerti tentang karakter kendaraan. Tidak hanya itu, peslalom juga harus dapat menguasai tekhnik dasar dari slalom tersebut.

“Peslalom harus memiliki dasar dan mengerti tentang karakter kendaraan yang akan digunakan untuk slalom. Jika semua tekhnik sudah dikuasai, maka ada kebanggaan dan kepuasan tersendiri saat melakukan slalom,” terang Henry.

Sementara itu, Ridwan (32), salah satu penonton yang tengah menyaksikan latihan slalom, mengaku kagum dengan kepiawaian para peslalom yang mampu meliuk-liukkan mobilnya, lalu berputar hingga ban mobil mengeluarkan asap.

“Luar biasa, anak Banjar pun tidak kalah dengan anak-anak muda di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, dan lainnya. Buktinya mereka piawai melakukan slalom,” ujar Ridwan.

Kini, Team Algozali Arsenco Lestarindo berharap kepada Pemkot Banjar, maupun penggiat olah raga otomotif, untuk sering mengadakan kegiatan event slalom. Hal itu supaya kalangan anak muda Banjar dapat mengembangkan potensinya, khususnya pecinta olah raga otomotif slalom. (Hermanto/Koran-HR) 

- Advertisment -