Rabu, Juni 29, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariBelasan Warga di Ciamis Keracunan Massal, Tapi Ada Keanehan!

Belasan Warga di Ciamis Keracunan Massal, Tapi Ada Keanehan!

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Belasan Warga di Ciamis Keracunan Massal, Tapi Ada Keanehan!

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Belasan warga Desa Pasirnagara, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, secara bersamaan merasakan mual dan muntah. Mereka diduga mengalami keracunan makanan. Namun anehnya, warga yang tak menyantap makanan pun sama mengalami keracunan.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, keracunan masal ini terjadi Minggu (27/12/2015) pagi, setelah sebelumnya pada Sabtu (26/12/2015) malam, korban menyantap hidangan parasmanan di acara hajatan sunatan keluarga Sajian di  Dusun Cilangkap RT 07/RW 02 Desa Pasirnegara, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang korban keracunan, Yohana, warga Desa Pasirnagara. Dia mengatakan puluhan warga di desanya mengalami keracunan, termasuk dirinya. “Awal mula kejadiannya, saat saya menghadiri pesta hajatan Pak Sajian. Disana saya makan sate. Tetapi, selepas makan, perut saya terasa melilit. Namun, saat itu belum sampai parah,” katanya, kepada HR Online, Minggu (27/12/2015).

Yohana menambahkan, orang yang merasakan sakit perut bukan hanya para tamu undangan yang menyantap hidangan saja, tetapi warga yang tidak menyantap hidangan pun turut merasakan hal serupa.

“Saya juga heran dengan kejadian ini. Jika disebut keracunan dari makanan, kenapa orang yang tidak menyantap hidangan kena juga. Selain itu, orang yang makan hidangan tidak semuanya terkena serangan sakit perut. Bahkan, anak saya yang tidak ikut makan malah sama sakit perut,” katanya.

Menurut Yohana, dirinya merasakan sakit perut dan mencret mencret. Bukan hanya itu keanehan yang terjadi, tetapi para pemain kuda lumping yang menghibur hajatan juga sama ada yang terserang sakit perut.

Sekretaris Desa Pasirnagara, Ahmad Jaelani, membenarkan hal itu. Dia mengatakan, kejadian keracunan massal tersebut sempat menggerkan kampungnya.

“Kurang lebih ada 17 warga Desa Pasirnagara yang tercatat mengalami rasa sakit diperutnya. Rata-rata merasakan mual dan mules. Namun semuanya sudah ditangani oleh tim medis. Dan kini kondisinya sudah membaik. Hanya ketua BPD saja yang kini masih dirawat di sebuah klinik yang ada di Pamarican,” jelasnya. (Suherman/R2/HR-Online)

- Advertisment -