Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita PangandaranDi Pangandaran, Puluhan Pengendara “Potong Kompas” Hindari Operasi Lalin

Di Pangandaran, Puluhan Pengendara “Potong Kompas” Hindari Operasi Lalin

Sepeda motor dan mobil tampak berdesakan di jalan perkampungan yang merupakan jalur pintas para pengendara untuk menghindari operasi lalu-lintas di jalan raya. Photo: Entang SR/HR.

IMG00575-20151221-0904

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Guna menghindari operasi lalu-lintas yang digelar pihak kepolisian di Jalan Raya Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil lebih memilih memutar arah masuk melalui jalan perkampungan, Senin (21/12/2015).

Ismi, salah seorang pengendara motor yang memotong jalan, mengaku bahwa dirinya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), sehingga lebih memilih memotong jalan untuk menghindari razia polisi.

“Kalau surat-surat kendaraan lengkap, dan saya juga pakai helm standar SNI, tapi ya itu tadi, saya tahu diri kalau saya ini tidak memiliki SIM motor. Beruntung dari kejauhan saya melihat banyak polisi di pinggir jalan, dan terpaksa saya potong kompas,” tutur Ismi, kepada HR Online.

Pendapat serupa juga diungkapkan Iwan Rahmat, pengendara sepeda motor lain yang hendak ke arah Kalipucang. Dia pun mengaku lebih memilih memotong jalan pintas, dari pada harus berurusan dengan petugas polisi lalu-lintas. “Saya lebih baik menghindari razia lalu-lintas,” ucap Iwan.

Puluhan kendaraan, baik roda dua maupun empat, bahkan kendaraan plat merah pun banyak yang memotong jalan melalui perkampungan. Hal itu akibat banyaknya pengendara yang tidak memiliki SIM dan surat-surat kelengkapan kendaraannya, serta tidak menggunakan helm. (Ntang/R3/HR-Online)

- Advertisment -