Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariMobil Travel Terbalik, 15 Santri Asal Panjalu Ciamis Luka Parah

Mobil Travel Terbalik, 15 Santri Asal Panjalu Ciamis Luka Parah

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Banjar- Pangandaran atau tepatnya di Dusun Bojongnangka, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Senin (21/12/2015). Foto: Madlani/HR

IMG_20151221_204051

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Banjar- Pangandaran atau tepatnya di Dusun Bojongnangka, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Senin (21/12/2015). Kali ini, sebuah mobil travel minibus bernopol Z 7027 HP dengan tujuan Pangandaran yang mengangkut puluhan santri dari salah satu pesanteren di Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, terbalik hingga mengakibatkan 15 orang penumpangnya mengalami luka parah.

Dari informasi yang dihimpun HR Online di lokasi kejadian, minibus yang datang dari arah Banjar menuju Pangandaran ini tiba-tiba saja oleng dan kemudian terbalik hingga akhirnya nyangkut di rumpun bambu yang berada di pinggir jalan.

Turdiana, saksi mata, mengatakan, kejadian yang mengakibatkan puluhan orang terluka terjadi sekitar sekitar pukul 20.00 WIB, tadi malam. Menurutnya, saat kejadian, di tempat kejadian tengah diguyur hujan lebat. Dia menduga penyebab mobil oleng dan akhirnya terbalik disebabkan dari jalan yang licin.

“Saya tidak tahu kejadian persisnya. Hanya, saat saya berada di warung depan tempat kejadian, sepintas melihat mobil naas itu oleng dan kemudian tiba-tiba saja terbalik,” katanya, tadi malam.

Setelah terjadi kecelakaan tersebut, puluhan warga sekitar berdatangan memberikan pertolongan. Korban yang mengalami luka parah langsung dievakuasi ke klinik Amal Bhakti Kertahayu. Kendati dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kelima belas siswa mengalami luka serius di bagian wajah serta sekujur tubuh.

Pantauan HR di TKP, tak ada satupun  pihak kepolisian yang menangani kasus laka lantas ini. Sementara sang sopir yang dikabarkan seorang guru dari belasan siswa saat tersebut belum bisa dimintai keterangan karena mengalami  shok dan sulit untuk diajak bicara.

Pemilik  Klinik Amal Bhakti Kertahayu, Tata Sudinta, membenarkan adanya korban yang tengah mendapatkan pertolongan di klinik miliknya.

“Hingga saat ini ada 11 yang ditangani di klinik kami. Dan yang lainnya terpaksa harus dirujuk ke RSUD banjar karena mengalami luka cukup serius. Kami juga masih mendata nama nama korban yang dirawat disini. sementara  untuk yang dilarikan ke RSUD Banjar kami belum mengetahui identitasnya,” katanya.

Hingga berita ini diunggah, evakuasi bangkai kendaraan masih belum dilakukan, sehingga laju lalulintas dari arah Banjar menuju Pangandaran dan sebaliknya sedikit terganggu.  Karena tidak ada mobil derek, warga pun  hanya berusaha meminggirkan mobil nahas ke tepi jalan agar laju lalu lintas kendaraan bisa berjalan lancar.

Berikut nama nama korban yang tengah menjalani perawatan di Klinik Amal Bhakti Kertahuyu, diantaranya Silmi, Nurhayati, Vera, Nandang, Dede, Devi, Deti, Rohadatul, Wind, Fifit dan Santi. (Suherman/R2/HR-Online)

 

- Advertisment -