Jumat, Juli 1, 2022
BerandaBerita PangandaranPemkab Pangandaran Optimis PAD Parawisata Meningkat Rp. 1 Milyar

Pemkab Pangandaran Optimis PAD Parawisata Meningkat Rp. 1 Milyar

Antrian kendaraan wisatawan mengular di pintu masuk wisata pantai Pangandaran, pada liburan natal dan tahun baru 2015. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Pemkab Pangandaran Optimis PAD Parawisata Meningkat Rp. 1 Milyar

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pemkab Pangandaran optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parawisata pada tahun 2015 ini meningkat Rp. 1 milyar dari tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya, PAD dari sektor parawisata sebesar Rp. 5 milyar dan pada tahun 2015 ini ditargetkan bisa meraup pendapatan sebesar Rp. 6 milyar.

“Untuk mencapai target Rp. 6 milyar sebenarnya sudah didepan mata. Awal Desember saja target sudah mencapai 93 persen. Nah, apabila dikalkulasi dengan pendapatan di musim liburan natal dan tahun baru, mungkin saja akan melebihi target. Karena pendapatan paling tinggi selalu didapat dari liburan akhir tahun,” ujar Kepala Dinas Parawisata, Disperidag dan UKM Kabupaten Pangandaran, Muklis, kepada HR Online, Minggu (27/12/2015).

Muklis mengatakan, terjadinya peningkatan pendapatan tahun ini, tak hanya dari meningkatnya angka kunjungan wisatawan saja, tetapi juga dari dampak pengawasan pada manajemen pendapatan yang semakin diperketat.

“Artinya, dengan ketatnya pengawasan di sektor pendapatan, terutama di pintu tol masuk wisata, setidaknya bisa mencegah kebocoran. Upaya itu tampaknya berhasil dan mampu meningkatkan pendapatan dari sektor parawisata tahun ini,” terangnya.

Muklis pun mengaku angka kunjungan wisatawan tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Selain itu, kata dia, titik keramaian wisata tahun ini tak hanya terpusat di pantai Pangandaran, tetapi menyebar di sejumlah objek wisata lainnya.

“Keramaian wisata tahun ini menyebar atau tak hanya menumpuk di pantai Pangandaran. Tetapi, di objek wisata lainnya, seperti Batu Hiu, Batukaras, Citumang dan Santirah pun sama dipadati wisatawan,” ujarnya. (Ntang/R2/HR-Online)

- Advertisment -