Senin, Juni 27, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariPerampok Sadis yang Beropersi di Ciamis dan Pangandaran Dibekuk Polisi

Perampok Sadis yang Beropersi di Ciamis dan Pangandaran Dibekuk Polisi

4 pelaku sindikat spesialis perampokan toko dan rumah yang kerap beroperasi di wilayah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran, dihadirkan dalam ekspose kasus tersebut, di Mapolres Ciamis, Rabu (30/12/2015). Foto: Heri Herdianto/HR

Perampok Sadis yang Beropersi di Ciamis dan Pangandaran Dibekuk Polisi

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Satuan Resesrse Kriminal (Reskrim) Polres Ciamis berhasil mengamankan 4 pelaku sindikat spesialis perampokan toko dan rumah yang kerap beroperasi di wilayah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.

Kapolres Ciamis, AKBP Arif Rachman, didampingi Kasat Reskrim Polres Ciamis, Aiptu Roland, mengatakan, sindikat tersebut diduga sudah melakukan aksi perampokan di 12 tempat dan 6 diantaranya sudah diakui pelaku.

“Dari tangan pelaku kami berhasil mengamankan 2 unit mobil yang digunakan untuk melakukan kejahatan. Diantaranya, AC, 18 tabung gas 3 kg, 64 dus keramik, 1 karung sepatu AC, alat pemadam kebakaran. Selain itu, dari tangan pelaku juga kami berhasil mengamankan alat yang digunakan untuk merampok, yakni golok, linggis dan alat-alat lainnya,” ujarnya, saat menggelar ekspose di Mapolres Ciamis, Rabu (30/12/2015).

Menurut Kapolres, pelaku ditangkap di wilayah Kecamatan Banjarsari. Pelaku pun merupakan residivis kasus perampokan dan sebelumnya sudah menjadi target buruan pihaknya. “ Pelaku tidak hanya beroperasi di Ciamis, tetapi melakukan aksi serupa di wilayah Pangandaran dan wilayah perbatasan antara Jabar- Jateng. Kami pun masih memburu 2 pelaku yang kini status menjadi DPO,” terangnya.

Kapolres mengatakan, dalam melakukan aksinya, kelompok sindikat ini tidak segan melukai korbannya. Mereka pun masing-masing memiliki tugas yang berbeda-beda, seperti ada yang bertugas mengawasi, eksekutor dan sopir.

“Kami pun kini tengah melakukan pengembangan dalam kasus ini. Karena kami menduga pelaku pun melakukan aksi perampokan di tempat lain atau masih di wilayah hukum Ciamis dan Pangandaran,” pungkasnya. (Her/R2/HR-Online)

 

- Advertisment -