Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita BanjarRambu Lalin di Banjar Kerap Dihiraukan Pengendara

Rambu Lalin di Banjar Kerap Dihiraukan Pengendara

Rambu lalu-lintas yang terpasang di Jl. Kapten Jamhur, tampak terhalang ranting pohon, sehingga keberadaannya tidak dapat terlihat jelas oleh para pengguna kendaraan. Photo: Hermanto/HR

Rambu lalin

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah rambu lalu-lintas yang terpasang di beberapa ruas jalan di Kota Banjar, terkesan hanya dianggap hiasan oleh para pengendara. Contoh rambu larangan parkir di kawasan Alun-alun Banjar, atau di Jl. Perintis Kemerdekaan.

Di tempat tersebut sudah jelas terpasang rambu larangan parkir. Namun, masyarakat malah tidak mengindahkannya, bahkan di lokasi tersebut juga terdapat juru parkir pada setiap sore hingga malam hari.

“Harusnya instansi terkait menegurnya, karena sudah jelas terpampang rambu larangan parkir, tapi malah pada cuek parkir. Bahkan ada juru parkirnya lagi,” ujar, Dodi Gunawan, salah seorang warga Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, kepada HR, Senin (14/12/2015).

Selain rambu larangan parkir, pelanggaran juga kerap terlihat pada rambu larangan berhenti yang terpasang di sekitar Alun-alun Banjar. Di lokasi itu masih banyak kendaraan umum, khususnya angkot, yang berhenti tepat di depan rambu larangan berhenti.

Iman, warga Purwaharja, mengatakan, kalau rambu lalu-lintas yang terpasang itu selalu diindahkan oleh para pengendara, lebih baik dicabut saja oleh instansi terkait. Karena, pemasangan rambu yang tidak disertai dengan sanksi tegas kepada para pelanggarnya dianggap sia-sia.

Selain kedua rambu lalu-lintas yang kerap dihiraukan para pengguna jalan, ada pula rambu lalu-lintas yang terhalang ranting pohon, yaitu terdapat di Jl. Kapten Jamhur, tepatnya depan kantor PLN. Rambu tersebut sudah terhalang ranting pohon sejak bulan Oktober lalu.

Yana Purnama (43), warga Cimenyan, mengatakan, seharusnya permasalahan ini ada perhatian dari instansi terkait, yakni  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar. Pemasangan rambu lalu-lintas di Kota Banjar ini perlu ditinjau kembali agar terlihat jelas oleh para pengendara.

“Ranting-ranting pohon yang menghalangi rambu lalin itu harus dipangkas, karena nantinya bisa berakibat negatif bagi para pengguna jalan,” ujar Yana.

Menanggapi masalah parkir di kawasan Alun-alun Banjar, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Banjar, Supendi, mengaku, pihaknya sudah melakukan himbauan melalui bidang parkir kepada warga, khususnya pengguna jalan, agar memarkirkan kendaraannya di halaman parkir Mesjid Agung. Namun, pada kenyataannya kini mereka kembali parkir di tempat yang dilarang.

“Seharusnya masyarakat juga mengerti, bahwa ini adalah jalur nasional dan jalur provinsi, dan itu sudah sesuai dengan ketentuannya memasang rambu lalin di sana,” ujarnya, kepada HR, saat dihubungi via ponselnya, Selasa (15/12/2015).

Disinggung mengenai rambu yang terhalang ranting pohon, Supendi juga mengaku, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bidang Pertamanan Dinas Cipta Karya, Kebersihan, Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (DCKTLH), untuk memangkas ranting pohon yang menutupi rambu lalu-lintas tersebut.

“Ranting-ranting pohon yang menutupi rambu akan dipangkas, dan kami sudah koordinasi dengan bagian pertamanan DCKTLH,” katanya. (Hermanto/Koran-HR)

- Advertisment -