Senin, Juni 27, 2022
BerandaBerita CiamisRuang Kelas MI Darusalam Ciamis yang Ambruk Usianya 70 Tahun

Ruang Kelas MI Darusalam Ciamis yang Ambruk Usianya 70 Tahun

Ruang kelas di Madrasah Iftidaiyah (MI) Al Fadliliyah Darusalam, di Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis ambruk, Rabu (30/12/2015) sore. Foto: Eli Suherli/HR

MI urug (2)

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ambruknya sebuah ruang kelas di Madrasah Iftidaiyah (MI) Al Fadliliyah Darusalam, di Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis ambruk, Rabu (30/12/2015) sore, tampaknya membawa dampak kerusakan terhadap bangunan ruang kelas lainnya yang berada di sekolah tersebut.

Uud Nurul Huda S,ag, salah seorang guru di sekolah tersebut, mengatakan, ruang kelas yang ambruk tersebut dari sejak awal dibangun belum pernah mendapat perbaikan. Sementara bangunan tersebut usianya sudah hampir 70 tahun. [Berita Terkait: Ruang Kelas MI Darusalam Ciamis Ambruk]

“Untung saja ruang kelas yang ambruk sudah tidak dipakai kegiatan belajar sejak satu tahun lebih. Dan kini ruangan tersebut hanya digunakan gudang untuk menyimpan buku-buku dan peralatan sekolah lainnya,” ungkapnya, kepada HR Online, Kamis (31/12/2015).

Uud melanjutkan, awalnya ruang kelas yang ambruk hanya satu, akan tetapi malah membawa kerusakan terhadap dua ruang kelas lainnya dan juga merusak bangunan sekolah TK (RA) yang berada tepat disamping ruangan yang ambruk tersebut.

Uud menambahkan, setelah diketahui bangunan ruang kelas sudah tidak layak huni, pihaknya setahun lalu memindahkan kegiatan belajar kelas 3 ke ruang kelas lainnya yang masih layak.

“Padahal kami sudah beberapa kali mengajukan proposal perbaikan ruang kelas ke Kemenag Ciamis. Namun sampai sekarang belum mendapat respons. Bahkan, bila dihitung usia ruang kelas itu, usianya sekitar 70 tahun lebih dan sudah tidak layak pakai,”jelasnya

Uud melanjutkan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kembali, pihaknya bersama warga membereskan bekas reruntuhan material bangunan ruang kelas dan menurunkan bagian genting serta membongkar kuda-kuda atap bangunan.

“Mudah-mudahan dengan kondisi sekarang ini untuk tahun 2016 ruang kelas yang sudah tidak layak pakai bisa diperbaiki kembali oleh kami pihak sekolah,”pungkasnya (es/R2/HR-Online)

- Advertisment -