Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita Pangandaran(Soal Jumlah Wisman); Guide Pangandaran Sebut Data Dinas Pariwisata Bohong

(Soal Jumlah Wisman); Guide Pangandaran Sebut Data Dinas Pariwisata Bohong

Dua orang turis asing asal Amerika yang tengah berlibur di Pangandaran, terlihat asyik membantu nelayan menarik jaring ikan. Photo: Entang SR/HR.

IMG_20151226_170022

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Terkait dengan pernyataan pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran yang menyebutkan bahwa, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pangandaran sepanjang tahun 2015 anjlok, yakni hanya 168 orang. Hal itu mengagetkan pemandu wisata atau guide di Pangandaran.

Pasalnya, data turis mancanegara yang tercatat di Dinas Pariwisata dianggap tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Seperti dikatakan seorang pemandu wisata dari Zoser, Asep, kepada HR Online, Senin (28/12/2015).

Dia mengungkapkan, saat di Eropa memasuki liburan panjang, yakni sekitar tiga bulan lalu, dirinya telah membawa rombongan turis asal Belanda ke Pangandaran sebanyak 25 rombongan, dimana dalam 1 rombongannya terdapat 20 orang.

“Tapi saya heran, mengapa pernyataan dari salah seorang pegawai Dinas Pariwisata Pangandaran cukup fantastis dengan menyebutkan hanya 168 orang turis asing dalam setahun. Itu bohong besar. Ada apa dengan Dinas Pariwisata,” tegasnya.

Pasalnya, lanjut Asep, semua turis asing yang dibawa oleh Zoser ke Pangandaran terdaftar di dinas dengan lengkap. Mulai dari nama turis, asal negara dan nomor paspor. Registrasi tersebut merupakan salah satu kewajiban yang harus ditaati para turis asing di Pangandaran.

“Makanya kami heran, Dinas Pariwisata data dari mana bisa mengatakan turis asing selama setahun hanya 168 orang. Sungguh aneh,” kata Asep.

Sebelumnya, Kasubag. UPTD Tollgate Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran, Mahmudinsyah, menyebutkan, sepanjang tahun 2015, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pangandaran anjlok, yakni hanya 168 orang.

Dia juga mengatakan, turis asing yang datang ke Pangandaran rata-rata berasal dari negeri Kincir Angin, yakni Belanda.

“Saya sendiri tidak begitu paham, kenapa kunjungan turis asing jumlahnya di bawah 200 orang selama tahun 2015. Selain itu, turis yang datang pun sebagian besar dari Belanda. Ini mesti dikaji oleh semua pemangku pariwisata di Pangandaran,” kata Mahmudinsyah. (Ntang/R3/HR-Online)

- Advertisment -