Kamis, Juni 30, 2022
BerandaBerita BanjarWalikota Banjar Sedih & Marah, Sport Center Jadi Lautan Sampah

Walikota Banjar Sedih & Marah, Sport Center Jadi Lautan Sampah

Sampah-sampah tampak di kawasan Sport Center Langensari ketika Walikota Banjar beserta rombongan melakukan gerakan penanaman pohon di kawasan tersebut. Photo: Nanang Supendi/HR

Sampah di Sport Center

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Saat sedang melakukan kegiatan penghijauan melalui penanaman sejumlah bibit pohon trembesi di kawasan Sport Center Langensari, Walikota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, S.IP., M.Si., terkejut melihat banyaknya sampah yang berserakan di kawasan tersebut, Selasa (29/12/2015).

Dirinya menduga, sampah-sampah itu bekas event Kejuaraan Daerah (Kejurda) Road Race seri ke-5 yang digelar di Sirkuit Sport Centre Langensari, Kota Banjar, pada hari Minggu (27/12/2015).

“Terus terang melihat sampah berserakan seperti ini saya sedih dan miris. Kenapa tidak langsung dibersihkan begitu road race selesai. Padahal acaranya sudah beres dua hari lalu,” ujar Ade, dengan mimik muka kecewa dan suara gemetar.

Dia juga menegaskan, bahwa Sport Center Langensari dibangun dengan biaya tidak murah, yakni sekitar Rp.70 miliar. Saran prasaran berupa jalan juga sudah bagus. Menurutnya, sebelum ada kegiatan road race, kawasan tersebut terlihat bagus, asri dan indah dipandang.

Maka dari itu, dirinya mengadakan kembali penanaman bibit pohon di kawasan Sport Center agar terlihat lebih cantik dan sejuk. Dia pun berpesan kepada para pengunjung supaya menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Pohonku adalah oksigenku, pohonku adalah airku, pohonku adalah peneduhku. Jadi jika tidak ada yang tanam, tidak ada disiplin buang sampah, tentu akan menjadi lautan sampah. Ibu titip warisan ini dijaga, siapapun itu pengunjungnya, tolong jangan buang sampah sembarangan. Kita tidak saling menyalahkan, tetapi introspeksi pada diri sendiri bahwa sarana umum ini harus dijaga dengan baik,” pintanya, dengan nada terbata-bata.

Walikota mengaku sedih, lantaran orang yang menggunakan sarana Sport Center ini dengan tidak merasa berdosa membuang sampah sembarangan. Menurutnya, kalau tidak ada yang bertanggungjawab, bagaimana ke depannya nasib sarana prasarana yang sudah dibangun dengan dana puluhan miliar itu.

“Jadi ibu minta, dan tolong bertanggungjawablah panitia yang sudah mengadakan acara di sini. Kedepannya kalau menggelar kegiatan lagi tolong dianggarkan untuk yang membersihkan sarana ini. Jika oleh semuanya dibiarkan, maka lama kelamaan akan semakin banyak tumpukan sampah,” ujarnya.

Selain itu, Ade menghimbau kepada semua elemen masyarakat Banjar, untuk sama-sama menjaga dan merawat sarana umum sebaik mungkin. Salah satunya dengan cara menjaga kebersihan.

Jadikan Kota Banjar yang bersih dan nyaman, termasuk pula dengan sarana prasarana di area Sport Center Langensari. Dirinya mengajak semua pihak untuk bersama berlomba dalam kebaikan.

“Jangan hanya bisa bicara dan menyalahkan saja, tapi mari beri yang terbaik dengan jaga ketertiban, jaga keamanan, jaga lingkungan, jaga kebersihan. Itu semuanya menjadi kewajiban kita bersama. Insya Alloh semuanya bertanggungjawab dan merasa memiliki, bahwa sarana umum akan terjaga dengan baik,” tukasnya. (Nanks/Koran-HR)

- Advertisment -