Selasa, Mei 20, 2025
BerandaBerita BanjarWarga Priagung Banjar Sulap Sampah Jadi Kerajinan Unik

Warga Priagung Banjar Sulap Sampah Jadi Kerajinan Unik

Kaum ibu di RT.07/03, Dusun Priagung, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, menyulap limbah plastik menjadi bermacam-macam kerajinan tangan yang bermanfaat. Tampak sejumlah hasil kerajinan tangan yang selesai dibuat dan siap dijual. Photo: Abduloh Mucklis/HR

Kerajinan limbah plastik

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kaum ibu di RT.07/03, Dusun Priagung, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, menyulap limbah plastik menjadi bermacam-macam kerajinan tangan yang bermanfaat, serta dapat meningkatkan nilai jual sampah plastik itu sendiri.

Contoh kerajinan tangan yang mereka buat dari sampah plastik itu adalah tas atau keranjang cantik yang unik. Bahkan, tidak kalah cantik dengan tas berbahan dasar kain. Selain itu, ada pula tikar dan taplak meja berukuran besar maupun kecil.

Yeti, salah seorang warga setempat yang awal mula memiliki ide membuat kerajinan tersebut, mengatakan, limbah plastik yang digunakan untuk membuat kerajinan itu adalah bekas minuman gelas, seperti Ale-ale dan Zegar, serta bekas bungkus kopi.

“Limbah bekas minuman tersebut dipotong bagian atasnya, lalu dirangkai hingga rapih, kemudian disusunlah rangkaian itu dengan cara diikat menggunakan tambang plastik. Maka jadilah sebuah kantong atau tas keranjang,” tutur Yeti, ketika dijumpai HR, Rabu (09/12/2015).

Sedangkan untuk membuat tikar dan taplak meja, bahan yang digunakan adalah limbah bekas bungkus kopi dan limbah sisa potongan kain yang didapat dari tukang jahit. Cara pembuatannya, limbah tersebut dianyam sesuai dengan pola yang diinginkan.

Menurut Yeti, membuat kerajinan tangan dari bahan limbah plastik ini memang memerlukan ketekunan dan kesabaran, sehingga hasilnya pun dapat memuaskan. Untuk tikar dan taplak meja dibuat dengan bermacam-macam kreasi serta motif yang warna-warni.

“Alhamdulillah, ternyata peminatnya banyak. Kerajinan berbahan limbah plastik yang kita buat banyak diminati konsumen. Tentu saja kami merasa senang dan bangga karena hasilnya bisa berkenan di masyarakat,” ungkapnya.

Adapun uang dari hasil penjualan, lanjut Yeti, sementara ini masih dibelanjakan untuk membeli peralatan penunjang proses produksi, seperti cutter, gunting, dan tambang plastik.

Yeti berharap, kedepan penjualan hasil produksi kerajinan tangan kaum ibu di RT.07/03, Dusun Priagung ini akan lebih meluas lagi, dan semakin banyak diminati konsumen.

“Saya sendiri maupun ibu-ibu di sini sudah memakainya. Bahkan, Kepala Desa Binangun dan lurah juga membeli, sekaligus sebagai ajang promosi kerajinan dari limbah plastik yang ada di wilayahnya,” pungkas Yeti. (AM/Koran-HR)

Hunian di Kawasan IKN

Pemerintah Siapkan Hunian di Kawasan IKN untuk Masyarakat Kecil

harapanrakyat.com,- Pemerintah menyiapkan hunian di kawasan IKN (Ibu Kota Nusantara) untuk kelompok masyarakat menengah ke bawah. Hunian tersebut dibangun di wilayah Kabupaten PPU (Penajam...
Honor Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai Berkapasitas Jumbo 8.000 mAh

Honor Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai Berkapasitas Jumbo 8.000 mAh

Vendor smartphone Honor telah mengumumkan lini seri ponsel terbaru bernama "Power". Sesuai namanya, Honor Power ini mengusung kapasitas baterai besar untuk menunjang daya tahan...
Warga Garut Temukan Mortir Tua di Kebun, Polda Jabar Turun Tangan Musnahkan di TKP

Warga Garut Temukan Mortir Tua di Kebun, Polda Jabar Turun Tangan Musnahkan di TKP

harapanrakyat.com,- Warga Kampung Cibadak, Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut menemukan sebuah mortir di kebun. Mendapat informasi itu, tim Jihandak Gegana Polda Jabar pun...
Isu Yono Bakrie Menikah Usai Unggah Foto Latar Berlakang Biru

Isu Yono Bakrie Menikah Usai Unggah Foto Latar Berlakang Biru

Yono Bakrie menikah jadi kabar yang bikin buat heboh. Komika Yono Bakrie memang tidak pernah membeberkan hubungan percintaannya. Sontak unggahan sang artis membuat geger...
Gara-gara Mencuri 12 Buah Kelapa Warga, Seorang Pemuda di Tasikmalaya Nyaris Jadi Bulan-bulanan Massa

Gara-gara Mencuri 12 Buah Kelapa Warga, Seorang Pemuda di Tasikmalaya Nyaris Jadi Bulan-bulanan Massa

harapanrakyat.com,- Tertangkap basah mencuri kelapa 12 butir milik warga di Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, seorang pemuda berinisial SA (22) tertangkap warga. Bahkan...
Destinasi Agrowisata Hits di Sumedang

Puncak Rahayu, Destinasi Agrowisata Hits di Sumedang yang Bikin Wabup Terpesona

harapanrakyat.com,- Puncak Rahayu di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, menjadi destinasi agrowisata hits di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Keberadaannya mendapat perhatian Wakil Bupati Sumedang,...