Kamis, Juni 30, 2022
BerandaBerita BanjarBulog Sebut Pengiriman Raskin di Banjar Bukan Terlambat

Bulog Sebut Pengiriman Raskin di Banjar Bukan Terlambat

Pengirimian beras miskin (raskin) atau beras rakyat sejahtera (rastra) di salah satu desa di Kota Banjar. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Bulog Sub Divre Ciamis menyatakan, pendistribusian beras miskin (raskin) atau beras rakyat sejahtera (rastra) tahun 2016 ke semua desa/kelularah di wilayah Kota Banjar, yang dikirim akhir Januari, yaitu mulai hari Kamis (28/01/206) kemarin, bukan terlambat.

Hal itu ditegaskan Penjabat Kepala Gudang Bulog Kota Banjar, Trisno, ketika dikonfirmasi HR Online, Jum’at (29/01/2016). “Bukan terlambat, tapi saat awal tahun ada prosedur pengiriman, yaitu kami menunggu dulu keputusan penetapan pagu dari pusat dan Surat Permintaan Alokasi atau SPA dari Pemkot Banjar sendiri,” jelasnya.

Dengan demikian, maka pihaknya baru dapat mendistribusikan di akhir bulan, sebagaimana alokasi bulan Januari 2016 yang mulai dikirim pada hari Kamis kemarin, setelah menerima ketentuan tersebut.

“Malahan, beras yang dikirim kemarin itu kualitasnya lebih bagus dari biasanya, yaitu kelas premium. Karena stok kelas medium sesuai SOP raskin mulai menipis di gudang,” ungkap Trisno.

Dia menyebutkan, bahwa menipisnya stock beras kelas medium sebagai dampak dari musim kemarau beberapa waktu lalu, sementara waktu untuk pendistribusian raskin sudah tiba. Sehingga, untuk dua bulan kedepan pihaknya akan mengirim beras kelas premium.

Kebijakan tersebut untuk menutup mata rantai mafia beras, sekaligus sebagai antisipasi persaingan pasar yang tidak sehat. Pihaknya berharap, panen raya segera tiba supaya bisa menyerap kembali padi dari petani, dan stok beras pun bertambah.

Panen raya dimungkinkan berlangsung pada bulan Maret mendatang. “Kalau stok yang ada saat ini relatif aman, cukup memenuhi dua bulan kedepan,” kata Trisno.

Dihubungi terpisah, ketua Rastra Bulog Ciamis untuk wilayah Banjar, Ciamis dan Pangandaran, Agus, menyebutkan, terkait dikirimnya beras dengan kemasan karung 50 kilogram, hal itu hanya untuk sementara waktu.

“Kemasan karung 50 kilogram dan tidak ada label Bulog-nya, itu adalah beras kelas premium, memang seperti itu adanya,” ucap dia.

Untuk kelas medium sebagaimana diperuntukan raskin, imbuh Agus, memang stoknya habis. Jika sudah tersedia, tentu pengiriman di bulan berikutnya kembali seperti sebelumnya, yaitu beras kelas medium. (Nanks/R3/HR-Online)

- Advertisment -