Senin, Juni 27, 2022
BerandaBerita BanjarDiduga Dirasuki Ratu Biawak, Bocah di Banjar Ini Kerap Bertingkah Aneh

Diduga Dirasuki Ratu Biawak, Bocah di Banjar Ini Kerap Bertingkah Aneh

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Seorang anak bernama Firdaus (7), warga Lingkungan Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, kerap bertingkah aneh pada malam hari. Padahal anak ini termasuk pendiam.

Namun, siapa sangka dalam diamnya anak tersebut menyimpan suatu kisah yang penuh dengan misteri. Keanehan itu seakan-akan menjadikannya suatu kelebihan, karena Firdaus bisa melihat makhluk ghaib yang tidak bisa dilihat oleh semua orang.

Pekan lalu, Koran HR berbincang santai dengan Sunardi (50), orang tua Firadus, di sebuah kebun sekitar bantaran Sungai Citanduy yang terletak di wilayah Kelurahan Karangpanimbal.

Sunardi menuturkan, waktu istrinya mengandung Daus (panggilan Firdaus), dirinya sering memburu hewan biawak. Saat berburu di sekitar bantaran Citanduy, yakni di wilayah dekat keramat Singa Perbangsa, Sunardi mengaku pernah menemukan empat telur biawak.

“Keempat telur tersebut saya ambil, lalu dikubur di salah satu tempat. Berselang dua hari, kemudian saya ambil lagi keempatnya dan direbus hingga matang. Namun saya merasa heran, setelah telur itu masak, telurnya tidak bisa dikupas, bahkan dibanting pun tidak pecah. Baru bisa  pecahnya dengan cara digunting,” tuturnya.

Setelah bisa dipecahkan dengan gunting, akhirnya keempat telur biawak itu dimakan keluarganya, termasuk Sunardi sendiri. Begitu selesai dimakan, pada malam harinya Sunardi mimpi bertemu dengan seorang yang mengaku ratu biawak.

Menurut dia, dalam mimpinya itu ratu biawak berkata bahwa akan mendampingi anak Sunardi sampai kapan pun, dimana saat itu anaknya, yakni Firdaus, masih dalam kandungan sang istri.

Akhirnya Daus pun lahir seperti bayi pada umumnya. Namun, lanjut Sunardi, saat anaknya itu menginjak usia 7 tahun sekarang, dirinya baru merasakan keanehan, dimana Daus dalam berbicara tidak terlalu jelas.

Bahkan, pernah ketika Daus sakit dibawa ke dokter, kemudian disuntik. Tapi, jarum suntik tersebut tidak mempan dan sukar menembus kulitnya. “Menurut saya ini aneh, yang lebih herannya, setiap malam-malam tertentu, ia kerap mengajak saya untuk bermalam di pinggir sungai,” terangnya.

Selain itu, masih banyak kejanggalan-kejanggalan lainnya yang di luar akal pikiran manusia. Namun, hingga kini Daus pun bermain seperti anak pada umumnya. Hanya saja menurut Sunardi, pada saat-saat tertentu, yakni bila anaknya melihat sosok Jin, selalu menjerit.

Keanehan-keanehan yang menimpa anaknya itu dipasrahkan sepenuhnya oleh Sunardi kepada Allah SWT. Dirinya terus berdo’a supaya anaknya cepat mendapat kesembuhan, serta dilancarkan dalam berbicara. (Hermanto/Koran-HR)

- Advertisment -