Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaBerita BanjarHari Kedua Jualan, Pedagang Daging Ayam di Pasar Banjar Ngeluh Sepi Pembeli

Hari Kedua Jualan, Pedagang Daging Ayam di Pasar Banjar Ngeluh Sepi Pembeli

Pedagang daging ayam di Pasar Banjar sedang menunggu pembeli, Rabu (13/01/2015). Photo : Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Hari kedua kembali berjualan, pedagang daging ayam di Pasar Banjar mengeluh sepi pembeli. Pedagang menduga sepinya pembeli karena harga daging ayam yang mahal.

“Kini dengan lonjakan harga jual yang telah disepakati antara pedagang ayam yaitu minimum 38 ribu sampai 39 ribu/kg, semakin sepi saja. Dengan harga sekarang, daya beli masyarakat tidak terjangkau,” ucap Wawan (30), salah satu pedagang ayam di Pasar Banjar, saat ditemui HR Online, Rabu (13/01/2015).

Padahal, katanya, sebelum aksi mogok berjualan dari Sabtu hingga Senin (09-11/01/2016) lalu, pembeli tidak terlalu sepi, dan waktu itu harga jualnya pun sudah naik Rp.35 ribu/kg.

Menurutnya, dalam dua hari ini hanya mampu menjual 50 kg. “Jadi, ini ada pengurangan omset 50 persen atau biasanya terjual minimal 1 kwintal,” ucapnya.

Senada disampaikan pedagang ayam lainnya, Ipit (25), bahwa sejak jualan kembali dan harga jual sudah seragam, menurutnya, malah lebih sepi.

“Biasanya per hari dengan target menghabiskan dagangan ayam mencapai 1 kwintal, malah bisa ngambil lagi di hari itu juga. Jadi saya perharinya bisa 1,5 kwintal terjual. Tapi kini sampai sore pukul 16.00 Wib, masih tersisa banyak,” keluhnya.

Dirinya menduga langganannya belum tahu sudah berjualan kembali, atau bahkan mereka pembeli terlanjur pindah belanja di pasar lain, yang dianggapnya bisa beli lebih murah.

“Ya itu tadi, kadang ada perbedaan harga jual dengan pedagang di pasar lainnya,” tukasnya. (Nanks/R5/HR-Online)

- Advertisment -