Minggu, Juli 3, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariHektaran Sawah di Sukajadi Ciamis Masih Kekeringan

Hektaran Sawah di Sukajadi Ciamis Masih Kekeringan

Kondisi pesawahan milik petani yang ada di ua dusun, yaitu Dusun Sukamaju dan Dusun Sukasari, Desa Sukajadi, masih belum bisa diolah. Bahkan, akibat tidak bisa terairi, pesawahan di daerah tersebut kini ditumbuhi rumput liar. Photo : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Curah hujan yang tidak menentu ditambah buruknya saluran irigasi yang melintasi wilayah pertanian Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Propinsi Jawa Barat, membuat ratusan hektar sawah di desa tersebut masih dilanda kekeringan.

Ahmad, petani asal Desa Sukajadi, ketika ditemui Koran HR, akhir pekan lalu, mengatakan, hektaran sawah di wilayahnya belum bisa digarap lantaran curah hujan yang kian tidak menentu. Selain itu, buruknya saluran irigasi kian memperparah keadaan nasib petani.

“Curah hujan tak mampu mengairi areal pesawahan disini. Sementara saluran irigasi juga tidak bisa difungsikan, sehingga petani kebingungan, jangankan untuk memulai tanam padi, pengolahan lahan saja sekarang masih belum bisa. Padahal di daerah lain petani sudah melakukan tanam padi,” katanya.

Kepala Desa Sukajadi, Agriana, membenarkan kondisi petani di desanya. Dia juga tidak menyangkal saluran irigasi ke wilayah tersebut kondisinya buruk dan tidak mampu membantu petani.

“Dari hasil pantauan kami, lebih dari 100 hektar sawah di Desa Sukajadi hingga saat ini masih kekeringan. Hal ini diakibatkan oleh keadaan cuaca. Hujan saat ini turunnya tak menentu. Sementara saluran irigasi dari arah Bendungan Gunung Puteri (Dam Citalahab Kertahayu) airnya tidak bisa mencapai ke areal pesawahan disini,” ucapnya.

Agriana menambahkan, tidak berfungsinya jaringan irigasi disebabkan karena posisi pesawahan lebih tinggi daripada saluran. Menurut dia, saluran irigasi posisinya naik sekitar 30 centimeter, sehingga air dari saluran irigasi Desa Sidaharja sulit untuk masuk ke wilayah pesawahan di Desa Sukajadi.

“Untuk mengatasi keluhan petani, kami sudah membuat proposal ke pemerintah daerah dengan mengusulkan perbaikan saluran irigasi. Kami berharap pengerukan saluran irigasi menuju pesawahan desa kami bisa segera disetujui,” ujarnya.

Pantauan Koran HR di lapangan, kondisi pesawahan milik petani yang ada di ua dusun, yaitu Dusun Sukamaju dan Dusun Sukasari, Desa Sukajadi, masih belum bisa diolah. Bahkan, akibat tidak bisa terairi, pesawahan di daerah tersebut kini ditumbuhi rumput liar. (Suherman/Koran-HR)

- Advertisment -