Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita CiamisMarak Diburu, Burung Elang Asli Gunung Syawal Ciamis Nyaris Punah

Marak Diburu, Burung Elang Asli Gunung Syawal Ciamis Nyaris Punah

Ilustrasi Burung Elang Borontok. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Burung elang borontok, burung yang dikenal sebagai salah satu satwa liar ciri khas Gunung Syawal Ciamis, kini populasinya mendekati kepunahan. Setelah belakangan marak terjadi aksi perburuan hewan liar di gunung terbesar di Kabupaten Ciamis itu, kini populasinya hanya tinggal puluhan ekor saja. Malah, burung yang dikenal sebagai pemangsa ayam ini sudah sulit dijumpai di Gunung Syawal.

Kepala Polisi Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jawa Barat, Warid, membenarkan hal itu. Menurutnya, Elang Borontok yang berhabitat asli di Gunung Syawal ini keberadaannya hampir punah menyusul maraknya perburuan illegal. [Berita Terkait: Polisi dan BKSDA Sita Burung Elang Ilegal dari Warga Ciamis]

“Dari hasil penelitian tim kami, populasi burung elang borontok di wilayah hutan Gunung Syawal jumlahnya kini tinggal puluhan ekor. Kondisi ini yang membuat kami khawatir satwa liar ini beberapa tahun kedepan mengalami kepunahan,” ujarnya, kepada HR Online, di Ciamis, Sabtu (09/01/2016).

Warid menambahkan menjaga populasi burung elang agar tidak diburu orang yang tidak bertanggungjawab memang cukup sulit. Karena daya jelajah burung liar ini jangkauannya sangat luas.

“Burung elang sering terbang keluar hutan. Bahkan, sering berkeliaran di perkampungan. Nah, di saat keluar dari habitatnya ini yang sangat rentan diburu orang yang tak bertanggungjawab. Makanya, mengawasi burung elang sangat sulit. Berbeda dengan satwa liar lainnya, seperti babi hutan atau harimau yang mudah diawasi, karena hanya berkeliaran di kawasan hutan,” ungkapnya.

Sebagai salah satu upaya menjaga kepunahan burung elang di Gunung Syawal, lanjut Warid, pihanya bersama kepolisian kini tengah gencar melakukan penyisiran ke sejumlah daerah untuk melakukan penyitaan burung elang yang dipelihara secara illegal oleh warga.

“Selain melakukan penyitaan, kami pun gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa burung elang ini dilindungi oleh Negara. Dan kami pun menyampaikan kepada masyarakat bahwa ada larangan dan ancaman pidana bagi siapa saja yang melakukan perburuan dan memelihara secara illegal satwa langka yang dilindungi Negara,” ungkapnya.

Warid pun meminta masyarakat Ciamis ikut membantu melestarikan burung elang yang kini populasinya hampir punah menyusul maraknya perburuan illegal. “Kalau ada burung elang terbang berkeliaran di perkampungan warga, tolong jangan diburu. Biarkan hewan itu hidup di alam bebas. Dan apabila ada seseorang yang memelihara burung elang, kami meminta segera laporkan ke kantor polisi terdekat,” pintanya. (Her/R2/HR-Online)

- Advertisment -