Sabtu, Juli 2, 2022
BerandaBerita CiamisPotensi Wisata, Puncak Mandala Rancah Ciamis yang Masih ‘Perawan’

Potensi Wisata, Puncak Mandala Rancah Ciamis yang Masih ‘Perawan’

Kondisi geografis Desa Situmandala, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Propinsi Jawa Barat, dikelilingi pegunungan. Banyak sekali potensi obyek wisata yang masih perawan dan dapat dikembangkan di wilayah tersebut. Salah satunya adalah Puncak Mandala yang terdiri dari Puncak Saninte, Puncak Mancur dan Lebe Mesir. Photo: Heri Herdianto/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kondisi geografis Desa Situmandala, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Propinsi Jawa Barat, dikelilingi pegunungan. Banyak sekali potensi obyek wisata yang masih perawan dan dapat dikembangkan di wilayah tersebut. Salah satunya adalah Puncak Mandala yang terdiri dari Puncak Saninte, Puncak Mancur dan Lebe Mesir.

Puncak Mandala merupakan kekayaan alam yang masih perawan dan belum tersentuh pembangunan, hijaunya pepohonan, hamparan pesawahan, keindahan dan susana sejuknya, menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat alam.

Dian Dianto (29), warga Tari Kolot Desa Situmandala, ketika ditemui Koran HR, pekan lalu, mengatakan, kesejukan udara dan alam yang masih orsinil menjadi modal utama Desa Situmandala memacu pertumbuhan objek wisata baru.

Menurut Dian, Puncak Mancur, Puncak Saninten dan Lebe Mesir mempunyai daya tarik tersendiri. Wisatawan tentunya akan merasa takjub bila sudah datang dan menikmati keindahan alam di ketiga puncak tersebut.

“Khusus Lebe Mesir, disana pengujung bisa menikmati pemandangan alam yang hijau ke arah perbatasan Jawa Tengah. Selain itu, di Lebe Mesir juga terdapat patilasan yang menurut tokoh disana merupakan pemuka agama dari Mesir penyebar agama islam,” ucapnya.

Dari Puncak Lebe Mesir, lanjut Dian, pengunjung bisa langsung turun bukit menuju ke Puncak Mancur. Di lokasi, pengunjung juga dapat melihat pemandangan alam serta hamparan sawah yang hijau dikelilingi pepohonan. Dari kejahuan suasananya terlihat seperti ombak pantai.

“Disini terdapat sebuah air terjun yang sering masyarakat namakan Curug Mancur. Air yang terdapat dicurug memancar dari mata air yang berasal dari pepohonan besar di sekeliling Curug,” ucapnya.

Syarif, pengungjung asal Kawali, mengatakan Desa Situmandala memiliki banyak tempat yang indah untuk dikunjungi. Diantaranya seperti Puncak Mancur dan Saninten yang sekarang menjadi tempat alternatif berlibur.

Bagi yang ingin mengunjungi keindahan alam tiga puncak yang terdapat di Situmandala, kata Syarif, sangatlah mudah. Untuk menuju kawasan ketiga puncak, para pendaki tidak akan terlalu sulit untuk menempuhnya. Sebab, akses untuk berjalan sudah lumayan baik.

“Treknya tidak terlalu sulit untuk ukuran pemula. Aksesnya juga mudah. Waktu tempuhnya relatif singkat dan cukup banyak objek yang bisa dikunjungi,” katanya.

Menurut Syarif, keindahan alam Puncak Mandala berbeda dengan daerah lain. Disini pengunjung bisa melihat Sungai Cijolang yang diapit oleh dua pegunungan yang masih asri, serta ditambah indahnya hamparan sawah petani.

Selain sering datang di siang hari, Syarif juga mengaku sering datang saat malam hari. Menurut dia, pemandangan Puncak Mandala di malam hari sangat indah. Dia mendapatkan sensasi tersendiri saat menikmati suasana malam di Puncak Mandala. (Heri/Koran-HR)

- Advertisment -