Kirmir yang dibangun di sepanjang jalan Madjalikin, tepatnya di Dusun Sukanegara RT.02/01 dan Dusun Purwodadi RT.06/03 Desa Waringinsari Kec. Langensari Kota Banjar, ditahan bambu. Padahal, pengerjaannya baru selesai dibangun akhir tahun 2015. Photo : Nanang Supendi/HR.
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Proyek pembangunan kirmir di sepanjang jalan Madjalikin, tepatnya di Dusun Sukanegara RT.02/01 dan Dusun Purwodadi RT.06/03 Desa Waringinsari Kec. Langensari Kota Banjar, rawan ambrol dan kondisinya sekarang hanya ditahan bambu. Padahal, pengerjaannya baru selesai dibangun akhir tahun 2015.
Berdasarkan informasi yang dihimpun HR Online, warga setempat menuding pihak rekanan yang mengerjakan pembangunan kirmir tersebut diduga asal-asalan dan hasilnya amburadul.
“Bahkan sebelumnya saat masih proyek berlangsung, ada kirmir sepanjang 4 meter di lokasi Dusun Purwodadi RT.06 RW.03 yang baru selesai dikerjakan sudah ambrol,” ungkapnya Salam (55), warga setempat kepada HR Online, Sabtu (16/01/2016).
Meski langsung dibangun kembali, dirinya menduga hasil pekerjaan rekanan buruk. Terlebih kirmir yang lainnya sepanjang ratusan meter ditahan bambu.
“Saat dilakukan penyetuman proyek pengaspalan jalan di lokasi yang sama dengan proyek tersebut, kirmir miring dan akan roboh. Menandakan konstruksi kirmir bermasalah, yaitu campuran semennya terkesan kurang,” katanya.
Dia khawatir, jika bambu yang menahan kirmir tidak kuat, maka kirmir yang sudah dibangun itu akan ambrol dan runtuh. Pasalnya, kini bambu penahan kirmir sudah ada yang retak dan rusak.
“Memang DPRD Kota Banjar sudah menyidaknya didampingi intansi terkait. Kalau tidak salah saya melihatnya Senin, (11/01/2016) kemarin. Namun belum ada tanda-tanda akan ditangani dan diperbaiki,” pungkasnya. (Nanks/R5/HR-Online)





