Sabtu, Juli 2, 2022
BerandaBerita BanjarAktivis Mahasiswa di Banjar Minta Semua Elemen Perang Melawan Narkoba

Aktivis Mahasiswa di Banjar Minta Semua Elemen Perang Melawan Narkoba

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Maraknya penyalah gunaan narkoba di setiap lapisan masyarakat, menimbulkan keresahan sejumlah kalangan. Faktor gaya hidup dan pergaulan yang semakin bebas, dengan berbagai cara narkoba bisa menyasar kepada siapa saja.

Ketua Keluarga Mahasiswa Kesehatan Kota Banjar, Nida, menilai, yang paling dikhawatirkan adalah para remaja di lingkungan sekolah atau kampus perlu diwaspadai secara serius. Melihat kondisi tersebut, pihaknya meminta agar semua elemen berperan aktif untuk melawan narkoba.

“Seperti yang dilakukan Polres Banjar kemarin, mereka melakukan tes urine untuk memastikan anggotanya tidak terlibat narkoba. Begitu juga di lembaga pendidikan, kami harap dapat mewujudkan demi generasi bangsa yang sehat,” katanya, kepada HR, saat ditemui di kampus SRIKes Bina Putra Banjar, Selasa (12/04/2016).

Menurut Nida, agar pemerintah dapat melakukan deteksi lebih dini terhadap penyalah gunaan narkoba di kalangan generasi muda, maka perlu melakukan sosialisasi serta pendidikan anti narkoba kepada para remaja dengan berbagai cara yang tepat.

“Kita harus antisipasi sedini mungkin, sudah diketahui bersama bahwa para siswa maupun mahasiswa kerap mengkonsumsi barang haram, baitu itu berupa minuman keras dan jenis lainnya yang memabukkan. Makanya, kami harap pemerintah dapat membuat duta anti narkoba khusus kalangan pelajar,” ujar Nida, yang juga angota PMII Kota Banjar.

Pendapat serupa diungkapkan salah seorang aktivis mahasiswa lainnya, Irvan Syahbana. Menurutnya, peredaran narkoba di Kota Banjar sudah masuk ke kalangan pelajar dan mahasiswa. Walaupun belum banyak, namun indikasi tersebut penting untuk dilakukan penindakan lebih lanjut.

“Ini pekerjaan rumah bersama, bagaimana peran pemerintah, orang tua, pendidik, tokoh masyarakat dapat meningkatkan pengawasan setiap aktivitas anak muda,” ujarnya, saat dihubungi HR melalui telephone selulernya.

Irvan juga menegaskan, bahwa sudah jelas pemerintah pusat menyatakan perang terhadap narkoba. Namun, di Kota Banjar juga tidak lantas diam di tempat menumpas benih-benih pengguna, khususnya para penggiat pendidikan.

Pasalnya, Kota Banjar sebagai pintu gerbang Jawa Barat sangat rentan dengan para pendatang baru, terutama para pengedar narkoba yang singgah untuk menyelundupkan barang harap tersebut. (Muhafid/Koran-HR)

- Advertisment -