Banyak Penderita TBC di Langensari Banjar?

Mahasiswi kedokteran UMJ tengah stase Ikakom TBC di Puskesmas DTP II Langensari. Photo: Nanks/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Mahasiswa fakultas kedokteran, Universitas Muhamaddiyah Jakarta (UMJ)  melakukan stase Ilmu Kedokteran Komunitas (Ikakom) di Puskesmas DTP II Langensari, kota Banjar dan telah berlangsung selama satu bulan.

“Saya bersama tiga belas rekan lainnya akan melakukan ikakom selama 2,5 bulan, dengan mengambil study kasus faktor-faktor timbulnya penyakit Tuberculosis (TBC),” jelas Azlin Nursuliany, salah satu mahasiswi kedokteran UMJ kepada harapanrakyat.com, Kamis (14/04/2016).

Menurut Azlin, berdasar sampel yang diambil dari pasien penderita TBC di wilayah kerja Puskesmas DTP II Langensari, yaitu timbul dari kepadatan hunian dan prilaku, atau melalui kontak. “Bisa disimpulkan penderita TBC di wilayah ini cukup banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Putry Nurul, mahasiswi kedokteran lainnya, mengatakan, bahwa penderita TBC berdasar perhitungannya kebanyakan berusia lebih dari 45 tahun.

“Untuk meminimalisir memang diperlukan upaya-upaya yang dilakukan baik secara akademi kedokteran, peran serta stakeholder dan pihak lain secara bersama, melalui penyuluhan dan sosialisasi,” ucapnya.

Kepala Puskesmas DTP II Langensari, drg. Robyanto, menyebutkan, dalam kurun waktu ini pihaknya melakukan pengobatan rutin berjalan terhadap 20 pasien TBC.

“Memang masih banyak penderita yang enggan rutin berobat, karena merasa malu. Penderita TBC harus berobat rutin untuk mempercepat kesembuhan,” tukasnya. (Nanks/R1/HR-Online)

Loading...