Jumat, Juli 1, 2022
BerandaBerita PangandaranBupati Pangandaran Keluarkan Himbauan Bersih-bersih Pantai Setiap Jum’at

Bupati Pangandaran Keluarkan Himbauan Bersih-bersih Pantai Setiap Jum’at

Gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona dengan melakukan aksi pungut sampah di pantai pangandaran atau tepatnya di Lapangan Boulevard Pangandaran, Jum’at (01/04/2016). Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, akan mengeluarkan surat himbauan ke instansi pemerintahan di lingkungan Pemkab Pangandaran, pemerintahan desa (Pemdes) Pangandaran dan Pemdes Pananjung, Kecamatan Pangandaran, tentang gerakan bersih-bersih pantai yang harus dilakukan setiap hari Jum’at.

Himbauan itu diberlakukan sebagai tindaklajut gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona yang digagas Kementerian Pariwisata RI yang digelar di Lapangan Boulevard Pangandaran, Jum’at (01/04/2016). [Berita Terkait: Jeje: Gerakan Sadar Wisata Harus Jadi Budaya Masyarakat Pangandaran]

Jeje mengatakan, pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Pangandaran, aparat desa hingga perangkat RT/RW yang berada di Desa Pangandaran dan Desa Pananjung, wajib mengikuti gerakan bersih-bersih pantai yang akan digelar setiap hari Jum’at.

“Diawali dari perangkat pemerintahan dan aparat desa dulu. Kemudian aparat desa juga harus mengajak para pedagang yang berjualan di pinggir pantai untuk ikut gerakan bersih-bersih pantai tersebut. Himbauan terkait hal ini akan dikeluarkan minggu depan,” ungkapnya, kepada HR Online, Sabtu (02/04/2016).

Jeje menambahkan apabila gerakan bersih-bersih pantai tersebut sudah berjalan, diharapkan dapat merangsang masyarakat sekitar untuk ikut secara sukarela membersihkan pantai dan kawasan wisata.

“Apabila masyarakat di sekitar kawasan wisata sudah faham akan pentingnya menjaga kebersihan pantai, maka akan terbentuk budaya sadar wisata. Mereka pasti akan menjaga kawasan wisata agar tetap bersih. Dan dampaknya akan membuat wisatawan betah berwisata di pantai Pangandaran,” katanya.

Jeje menegaskan kegiatan gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona yang digagas Kementerian Pariwisata RI jangan hanya sebagai formalitas dan serimonial saja, tetapi kedepan harus jadi rutinitas dan bahkan harus sampai membudaya di masyarakat.

“Anggaran yang dikeluarkan Kementerian Parawisata akan sia-sia apabila gerakan sadar wisata ini tidak diteruskan secara berkelanjutan. Namun, tujuan dari gerakan ini sebenarnya untuk kepentingan masyarakat di sekitar kawasan pantai Pangandaran. Karena, apabila kawasan wisata pantai bersih dan berdampak meningkatkan kunjungan wisatawan, secara ekonomi tentu akan menguntungkan masyarakat,” katanya. (Mad/R2/HR-Online)

- Advertisment -