Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita CiamisGunakan Celurit, Kawanan Begal Todong Sopir Rental di Panumbangan Ciamis

Gunakan Celurit, Kawanan Begal Todong Sopir Rental di Panumbangan Ciamis

Ilustrasi. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Tiga orang kawanan begal dilaporkan beraksi di kawasan hutan yang berada di Dusun Mangunjaya, Desa Payungagung, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Senin (25/04/2016) malam, sektiar pukul 23.00 WIB. Dengan menodongkan celurit, kawanan begal itu hendak merampas sebuah mobil Avanza yang tengah dikemudikan Dadang, seorang sopir rental yang juga warga Desa Awiluar, Kecamatan Lumbung.

Namun beruntung, saat begal beraksi, keburu kedapatan oleh warga setempat. Begal pun urung melakukan aksinya dan kabur mengunakan sepeda motor. Warga sempat melakukan pengejaran. Namun, upaya itu tidak berhasil.

Dadang, sopir rental, mengatakan, saat mobil yang dikemudikannya melintas di kawasan hutan, tiba-tiba tiga orang kawanan begal dengan menggunakan sepeda motor menyetop laju mobilnya. “Setelah itu, mereka menghampiri saya dan langsung mengeluarkan celurit. Kemudian menggedor-gedor pintu mobil. Mereka pun mengancam akan memecahkan kaca apabila saya tidak membuka pintu mobil,” ujarnya, kepada HR Online, Selasa (26/04/2016).

Tapi beruntung, kata Dadang, tak lama berselang terdengar suara teriakan warga. Setelah itu, kawanan begal melarikan diri dengan menggunakan sepeda motornya.

“Waktu itu hampir saja saya menyerah dan akan membuka pintu mobil karena takut. Tapi beruntung ada warga yang melihat. Dan kemudian begal pun kabur,” kata Dadang yang mengaku akan mengantarkan mobil rental ke konsumennya, Hadis, warga Cihonje Kecamatan Sukamntri.

Epul (38) warga Dusun Mangunjaya RT 01/RW 07 Desa Payungagung, Kecamatan Panumbangan, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, meski kawanan begal itu tidak tertangkap, namun korban dan mobilnya selamat. “Kawanan Begal itu berjumlah 3 orang,” katanya, kepada HR Online, Selasa (26/04/2016).

Epul menambahkan, sebelum kawanan begal itu beraksi, warga sudah mengincar gerak-geriknya. Karena, menurutnya, sebelumnya warga curiga setelah melihat ada 3 orang yang berboncengan naik sepeda motor berkeliaran di kawasan hutan.

“Warga semakin curiga ketika melihat 3 orang itu mengenakan topeng. Saat mereka masuk ke jalan Mangunjaya, kemudian dibuntuti oleh warga,” katanya.

Ternyata, kata Epul, benar saja tiga orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor itu tengah mengejar sebuah mobil yang saat itu melintas di kawasan hutan Mangunjaya. “ Jadi, aksi begal ini digagalkan warga bukan karena kebetulan. Tapi, sebelumnya kawanan begal itu sudah dibuntuti warga,” terangnya. (Dji/R2/HR-Online)

- Advertisment -