Penampilan Rendi (14), anggota komunitas Banjar Drum Perkusi (BDP) dalam kegiatan Street Drum di kawasan Car Free Day. Photo: Hermanto/HR
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Berawal dari seringnya kumpul-kumpul sejumlah drummer muda asli “urang Banjar” di sebuah studio musik di Jalan Kapten Jamhur, Kota Banjar, hingga akhirnya mereka membentuk suatu komunitas yang diberi nama Banjar Drum Perkusi (BDP).
Berdirinya BDP ini dipelopori oleh Yadi Suryadi Praja (34) pada awal Januari 2015. Lahirnya BDP ternyata membawa warna tersendiri diantara komunitas-komunitas yang ada di Kota Banjar. “Kami ingin mewadahi drummer-drummer muda yang ada di Kota Banjar ini,” ujar Yadi, kepada HR, Selasa (19/04/2016).
Menurutnya, pertama kali berdiri, anggota komunitas BDP hanya berjumlah 10 orang. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kini BDP sudah mempunyai 33 anggota. Mereka rata-rata masih muda dan asli orang Banjar.
Pertemuan komunitas ini rutin dilakukan pada hari Minggu di Studio 48, Jalan Kapten Jamhur. Saat berkumpul, biasanya mereka membuat konsep kegiatan, seperti street drum, event, dan meng-arasement lagu.
Dalam acara Drum Fest 2014 di areal Lapang Terminal Banjar, anggota komunitas BDP, yakni Tommy Lau (20), berhasil menyabet gelar juara 1, dan Rendi (14), meraih juara 2. Mereka berdua mengalahkan drummer-drummer tangguh dari luar daerah, seperti Purwokerto, Tasikmalaya, dan Bandung.
“Komunitas BDP telah membuktikan bahwa drummer Banjar pun bisa bersaing dengan drummer-drummer dari luar kota,” kata Yadi.
Meski masih muda, namun kepiawaian anggota komunitas BDP sudah mahir dalam mengayunkan stick drum saat memainkan “bedug inggris” tersebut. Hal itu dibuktikan pada saat kegiatan Street Drum di Car Free Day (CFD), Minggu (17/04/2016), di Jalan Letjen. Soewarto, Banjar.
Penampilan drummer-drummer muda Banjar menjadi perhatian masyarakat yang hadir di CFD. Mereka seakan terhipnotis dan berhenti menyaksikan hiburan gratis yang dipersembahkan oleh anak-anak anggota komunitas tersebut.
“Inilah yang membuat kami selalu bersemangat. Apalagi dukungan masyarakat terhadap kami begitu positif,” ungkap pria yang juga seorang PNS di lingkup Pemerintahan Kota Banjar ini.
Kini, komunitas BDP sudah memiliki single hits 1 Day’s Project feat Banjar Drum Perkusi yang berjudul Satu Hati Satu Rasa. (Hermanto/Koran-HR)





