Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaBerita PangandaranHPI ; Jumlah Pemandu Lokal di Pangandaran Capai 1200 Orang

HPI ; Jumlah Pemandu Lokal di Pangandaran Capai 1200 Orang

 

Logo Himpunan Pramuwisata Indonesia atau Indonesian Tourist Guide Association

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, Tedi Koswara, ketika ditemui HR Online, belum lama ini, mengungkapkan bahwa jumlah pemandu lokal di seluruh objek daerah tujuan wisata (ODTW) saat ini mencapai 1200 orang.

Tedi menuturkan, banyaknya bermunculan objek wisata baru beriringan dengan bertambahnya pemandu lokal. Pemandu lokal memiliki peranan penting dalam pembangunan pariwisata Pangandaran, karena mereka langsung bersentuhan dengan wisatawan.  

Kepada HR Online, Tedi mengaku bersyukur karena para pemandu lokal memiliki kemauan belajar, baik itu dari anggota senior HPI ataupun dari sesama pemandu lainnya. Diapun mengimbau agar pemandu lokal bergabung dengan wadah HPI untuk mempermudah kordinasi

Bila sudah terwadahi, kata Tedi, para pemandu lokal bisa mendapat kemudahan dalam hal pelatihan, pembinaan dan pemberian lisensi. Selain itu akan terjalin kordinasi yang baik antara organisasi HPI dan anggota pemandu lokal.

Saat ini, lanjut Tedi, pemandu lokal tersebar di beberapa objek wisata, diantaranya Pantai Pangandaran, Curug Bojong, Citumang, Jojogan, Santirah, Goa Lanang, Sinjang Lawang, Ciwayang, Cijulang Rafting Margacinta, Curug Taringgul, Green Canyon dan Batukaras.

Pada kesempatan yang sama, Tedi menambahkan, saat ini HPI masih melakukan pendataan terhadap pemandu lokal. Dia juga meminta pemandu lokal memahami keterbatasan anggaran untuk pendidikan dan pelatihan, sehingga semua anggota tidak semua bisa mengikutinya secara langsung.

“Tentunya akan dilakukan secara bertahap. Setelah mandapat pelatihan, para pemandu akan diuji kompetensi untuk mendapat sertifikat pemandu dan menjadi pemandu profesional. Upaya ini juga untuk mengantisipasi perdagangan bebas MEA. Jika Pangandaran menjadi tujuan wisata dunia, maka HPI berkewajiban menyiapkan SDM yang handal dan profesional. HPI juga harus menjadi pengawal pembangunan kepariwisataan di Pangandaran,” katanya. (Mad/R4/HR-Online)

- Advertisment -