Sabtu, Juli 2, 2022
BerandaBerita BanjarIni Sosok Pemuda Dibalik Berkembangnya SMK YAF Kota Banjar

Ini Sosok Pemuda Dibalik Berkembangnya SMK YAF Kota Banjar

Pendiri Yayasan Al Falah Langensari, Kota Banjar, Mujiarto, ST., MT

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Peresmian Ruang Kelas Baru (RKB) di SMK Teknologi Yayasan Al-Falah (SMK Teknologi YAF) yang diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kota Banjar, H. Dahlan, S.H., M.Si., dan dihadiri pula oleh orang tua/wali siswa, serta tokoh masyarakat setempat, telah memberi angin segar bagi dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Banjar.

Semakin meningkatnya jumlah siswa baru di SMK Teknologi YAF, berbanding lurus dengan kebutuhan akan ruang kelas baru. Dari tahun 2012-2016, sekolah ini telah menerima bantuan RKB, baik bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat maupun dari APBN, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah serta Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. [Berita Terkait: SMK Teknologi YAF Kota Banjar Menggeliat Berkembang Pesat]

Keberhasilan perkembangan SMK Teknologi YAF tidak lepas dari tangan dingin tokoh muda yang peduli akan pendidikan di Kota Banjar bernama Mujiarto, ST., MT., sebagai pendiri Yayasan Al Falah Langensari.

Mujiarto, ST., MT., adalah seorang dosen Teknik Mesin di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS). Dia asli kelahiran Banjar, lebih tepatnya di Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari.

Tokoh muda asal Langensari ini menamatkan sekolah menengah atas di SMA Negeri 1 Banjar pada tahun 1996, dan menyelesaikan Starata 2 Jurusan Teknik Mesin di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2004, serta kandidat Doktor Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK) di Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Pengalamannya di dunia pendidikan selama kurang lebih 15 tahun, serta pengalamannya di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia sebagai Konsultan, menjadi dasar dan modal dalam mendirikan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Al-Falah.

Berbekal ilmu dan relasi di Dunia Usaha dan Industri (DU/DI) itu akhirnya dibawanya pulang ke Banjar dengan mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan kompetensi keahlian Teknik Gambar Mesin dan Teknik Sepeda Motor.

Maka, di hadapan Notaris Ny. Agustiana Heradi, S.H., pada tanggal 2 Februari 2008 resmi mendirikan Yayasan Al-Falah Langensari sebagai payung dari didirikannya SMK Teknologi YAF.

Mujiarto, ST., MT., mengakui, bahwa keberhasilan SMK Teknologi YAF ini tidak lepas dari peran serta Civitas Akademika yang ada, baik staff pengajar, staff administrasi, siswa, pihak Yayasan Al-Falah Langensari, dan peran serta masyarakat demi terselenggaranya pendidikan yang berkualitas di Kota Banjar khususnya.

Penerapan ICT (Information and Communication Technology), yaitu penggunaan fasilitas berbasis ICT, seperti pemakain CCTV dan mesin absen/finger print untuk merekam kehadiran siswa dan guru di lembaga yang didirikan, berpengaruh terhadap daya tarik masyarakat untuk mempercayakan putra/putrinya melanjutkan di SMK ini.

“Tidak berhenti sampai mendirikan SMK dengan Akreditasi B, namun bersama kepala sekolah saat ini, Sugianto, S.Pd., Yayasan Al-Falah Langensari, juga atas keinginan masyarakat, maka pada tahun 2011 akhirnya mendirikan SMP Islam Yayasan Al-Falah (SMP Islam YAF) dengan Akreditasi A, dan kepala sekolahnya saat ini adalah Nora Trias Herawati, S.Pd,” tuturnya, kepada Koran HR, belum lama ini.

Dengan bertambahnya fasilitas RKB, akan semakin menambah kepercayaan masyarakat akan eksistensi Yayasan Al-Falah dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, melalui peran serta yang nyata bagi masyarakat Waringinsari dan sekitarnya. Sehingga, indeks pendidikan masyarakat di Kecamatan Langensari khususnya, dan di Kota Banjar, akan semakin meningkat.

Selain itu, dukungan dari Disdikbudpora Kota Banjar sebagai mitra Yayasan Al-Falah, juga menjadikan eksistensi lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Al-Falah diperhitungkan di Kota Banjar.

Kemudian, dengan alumni yang sudah tersebar di dunia usaha/dunia industry, tentu sangat memberikan kontribusi ilmu yang up to date untuk bisa diterapkan di sekolah. Karena, alumni SMK Teknologi YAF sudah tersebar di sejumlah industry, diantaranya di Cilegon, Cikarang, Karawang, Bandung, Tangerang, Jakarta dan di kota-kota lainnya.

Dengan menerapkan membantu siswa untuk dapat mencari tempat Praktik Kerja Industri (Prakerin) dan Magang Kerja menjadikan SMK ini satu-satunya yang dapat menyalurkan 100% siswa-siswanya untuk bisa melaksanakan Prakerin di Industri yang sesungguhnya, dan sesuai dengan kompetensi para siswa tersebut.

Pada Tahun Ajaran 2015/2016, SMK ini sudah memiliki kompetensi Teknik Gambar Mesin (TGM), Teknik Sepeda Motor (TSM), dan tambahan kompetensi Multimedia (MM), serta Akutansi (AK).

“Didukung tenaga pendidik dan kependidikan kurang lebih sebanyak 40 orang dan 100 persen tenaga pendidik dengan kualifikasi Sarjana, diharapkan lulusan dari SMK ini dapat bersaing baik di dunia kerja, berwirausaha maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” kata Mujiarto, ST., MT.

Prestasi Diraih SMK YAF

Selanjutnya, prestasi yang pernah diraih diantaranya, peringkat ke-4 LKS tingkat Prov. Jabar dalam lomba CADD (Computer Aided Drafting and Design) tahun 2010, juara harapan Lomba Sekolah Sehat Tingkat SMA/SMK se-Kota Banjar tahun 2014, juara III Pionering Penegak SMA/SMK HUT Pramuka ke-54 Kwarcab Kota Banjar tahun 2015, serta peringkat ke-6 Lomba CADD yang diselenggarakan pada acara Mechanical Fair 2016 Sekolah Vokasi UGM Antar SMK se-Pulau Jawa.

“Semoga dalam waktu lima tahun ke depan lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Al-Falah Langensari, dapat memenuhi kekurangan ruang-ruang kelas, laboratorium, perpustakaan dan masjid/mushola sebagai sarana ibadah para siswa dan guru, dengan memanfaatkan bantuan pembangunan RKB, baik bersumber dari APBD, APBN ataupun infaq dan sedekah dari masyarakat,” harapnya. (Nanks/Koran-HR)

- Advertisment -