Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita BanjarPaguyuban Pasar Muktisari Banjar Kembalikan Uang Kadedeuh Relokasi

Paguyuban Pasar Muktisari Banjar Kembalikan Uang Kadedeuh Relokasi

Lokasi relokasi los pedagang Pasar Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Photo: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Paguyuban Pedagang Pasar Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, mengembalikan uang kompensasi los relokasi sebesar Rp.50 juta kepada Pemerintah Kota Banjar.

Padahal, saat pertemuan dengan pedagang di dalam los Pasar Muktisari, Sabtu (12/03/2016) lalu, sudah sepakat diterima. Bahkan pada pertemuan sebelumnya, yakni Sabtu (05/03/2016), para pedagang pernah melakukan penolakan uang tersebut.

Kabar pengembalian uang kompensasi itu terungkap saat pertemuan dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Banjar sebagai instansi terkait, melalui UPTD Pasar, dan Dinas Cipta Karya, Kebersihan, Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (DCKTLH), serta pihak LPM Kelurahan Muktisari, pekan lalu.

Selanjutnya, pihak paguyuban menyerahkan kepada LPM Muktisari untuk dikelola dan digunakan pembangunan los relokasi pedagang di lokasi yang telah ditentukan, yakni di sepanjang jalan irigasi.

Terkait hal itu, Ketua LPM Kelurahan Muktisari, Jejep, membenarkan, bahwa pihaknya mendapat penyerahan uang kompensasi tersebut, sekaligus untuk dapat mengerjakan los relokasinya.

“Ya, waktu itu sudah ada pertemuan bersama terkait hal tersebut. Namun, atas pertimbangan tertentu kami tidak menerimanya,” terangnya, ketika dikonfirmasi HR, Rabu (30/03/2016) lalu.

Menurut Jejep, pihaknya menyerahkan kembali kepada Pemkot Banjar melalui DCKTLH sebagai instansi teknis. Jadi, DCKTLH sendiri yang akan mengelola uang itu, sekaligus membangun los relokasi.

Ditemui terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya DCKTLH Kota Banjar, David Abdillah, mengatakan, bahwa uang tersebut oleh paguyuban diserahkan kepada LPM. Namun, LPM mempertimbangkannya.

“Atas pertimbangan itu, selanjutnya LPM melakukan koordinasi dan pertemuan dengan kami, yang pada akhirnya kemungkinan besar dikelola dan los relokasi dikerjakan oleh kami,” kata David.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar, Mamat Rahmat, menyebutkan, secara teknis pengerjaan los relokasi diserahkan kepada Bidang Cipta Karya DCKTLH dan LPM Muktisari. Hal itu berdasarkan kesepakatan saat pertemuan dengan paguyuban pada Minggu kemarin.

“Jadi, UPTD pasar tidak ikut di teknis. Walau begitu, kami perlu mengetahui perkembangannya, tak terkecuali tentunya pihak paguyuban, dan minggu ini pengerjaan los relokasi dimulai,” tandas Mamat. (Nanks/Koran-HR)

- Advertisment -