Senin, Juni 27, 2022
BerandaBerita BanjarPembongkaran Pasar Muktiasari Banjar Diwarnai Keributan

Pembongkaran Pasar Muktiasari Banjar Diwarnai Keributan

Tumpukan rangka besi setelah Pasar Muktisari dibongkar untuk diperbaiki. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Di hari pertama pembongkaran pasar Muktisari Kecamatan Langensari Kota Banjar, yang berlangsung hingga pukul 22.30 Wib, Sabtu (23/04^2016), terjadi sedikit keributan antara sebuah lembaga dengan paguyuban.

Berdasar informasi yang dihimpun HR Online di lapangan, keributan dipicu mempermasalahkan pengelolaan rangka besi hasil pembongkaran pasar. Bahkan, kedua kelompok tersebut sempat bersitegang saat paguyuban mencoba menghentikan aktivitas alat berat yang sedang melakukan pembongkaran tadi malam.

“Kami tidak merasa memiliki rangka besi itu. Silahkan saja kalau itu sudah menjadi milik para pedagang dan mau dikelola paguyuban,” kata anggota Forum Peduli Muktisari, yang juga bagian keanggotaan direksi kit pengembang proyek revitalisasi pasar, Wawan Budianto.

Tapi seharusnya, ujar dia, tak perlu ada penghintian aktivitas pembongkaran. “Ini sudah menjadi kewengan perusahaan, toh rangka besinya juga dikumpulkan oleh pegawai proyek,ā€¯tukasnya.

Sementara itu, Ketua paguyuban, Wawan, menyebutkan, rekannya bukan menghentikan aktivitas pengerjaan pembokaran pasar, tetapi cuma menanyakan

“Jadi wajar kami menanyakannya, apalagi rangka besi itu menjadi hak milik pedagang yang dikelola paguyuban. Namun, masalah itu sudah diselesaikan. Dan setelah diklarfikasi ternyata hanya miskomunikasi saja,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Banjar, Mamat Rahmat, mengatakan, untuk menjaga perselisihan berkelanjutan diantara dua kelompot tersebut, berencana pengelolaan rangka besi akan diambil alih oleh pemkot. (Nanks/R2/HR-Online)

- Advertisment -